Benih Ilahi (1 Yohanes 3:9)

Nama :Elizabeth Situmorang

Mata Kuliah : Studi PB Sinoptik

Tingkat: 2 (Semester 4)

Tugas : ke-3

Iman ditambah perbuatan sama dengan buah Roh Kudus. Buah Roh tidak bisa dilihat oleh mata jasmani karena Buah Roh adalah kasih, damai sukacita dll. Buah Roh dihasilkan oleh pohon roh, jika ada pohon maka ada akarnya. Sebelum akar berarti ada benih, sebelum benih berarti benih itu berasal dari Roh Kudus atau dari Allah.Berarti benih Roh itu berasal dari Allah itulah benih Ilahi, maka kita lahir dari Allah 1Yoh. 3:9. Iman yang dihasilkan itu tidak sederhana. Lukas 1:34-35 “Roh kudus yang akan menaungi / membuahi atasmu (maria)”.

Yesus sendiri lahir dari benih roh kudus dan benih maria, sehingga harus ada pertemuan / persatuan dua benih. Manusia dilahirkan oleh benih air dan Roh (Yohanes 3:5-6). (Roma 5:5) Roh Kudus mencurahkan Kasih Allah kepada manusia. Dilahirkan oleh roh berarti hati menjadi tempat pertemuann benih ilahi atau tempat mencurahkan kasih Allah. Kasih Allah adalah pengorbanan Anak-Nya yang Tunggal yang diserahkan kepada dunia.1 Yohanes 4:9-10 Kasih Allah adalah Allah mengutus Anak-nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita, dengan cara mengrobankan nyawa Anak-Nya.

1 Yohanes 3:16 Kasih Kristus adalah Ia meyerahkan nyawa-Nya untuk pendamaian dosa. Wujud konkret Kasih Allah adalah nyawa Kristus. Yohanes 6:54-56 ada daging dan darah Yesus itulah nyawa Yesus sama seperti manusia memiliki darah dan daging, tapi daging dan darah Kristus itu harus dimakan dan diminum, artinya kasih Allah harus masuk kedalam hati kita supaya menyatu dalam hati kita. Jika daging dan nyawa harus menyatu tidak ada cara lain kita harus makan dan daging dan darah Kristus. Benih Air disini artinya menunjukkan kita manusia harus dibaptis Roma 6:3-5.

Jika kita harus makan dan minun daging dan darah Kristus artinya kita menyatu. Penyatuan ini adalah peristiwa dalam Baptisan yaitu kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus, itulah nyawa yang diserahkan. Roma 7:4 supaya kita berbuah bagi Allah maka kita harus mati supaya menjadi milik Kristus. Lahir  baru adalah  tubuh dan jiwa kita lahir dari air dan roh, air berarti baptisan dimana kita dikawinkan dengan Kristus dengan peristiwa baptisan. Dikawinkan dengan Kristus artinya kita dikawinkan atau dimanunggalkan dengan kematian, penguburan, dan kebangkitan melalui sakramen baptisan.

Dan itu dikerjakan oleh Rasul Paulus Efesus 2:8 kamu diselamatkan oleh kasih karunia melalui iman. Iman dan anugerah menjadi satu. Iman adalah benih manusia sedangkan anugerah itulah kasih karunia Allah. Efesus 2:1 kamu dahulu sudah mati, 1 Yohanes 4:15 siapa yang mengaku Yesus adalah anak Allah, 1 Yoh 5:1 setiap orang punya benih orang percaya, setiap orang percaya Tuhan itu esa tapi tidak semua orang punya anugerah karena etiap orang yang dilahirkan telah memiliki iman. Kamu harus percaya Yesus adalah anak Allah dan Kristus. Kenapa tidak boleh percaya pada yesus yang lain, sebab Yesus sebagai anak Allah dan Kristus inilah yang menyerahkan nyawanya sehingga Ia dapat dibangkitkan dari kematian.

Jika Yesus manusia biasa Dia bisa mati namun tidak bisa bangkit sebaliknya jika Dia Allah Dia tidak bisa mati namun dapat bangkit. Markus 16:16 siapa yang percaya akan dibaptis itu artinya kita harus percaya dulu pada Tuhan Yesus jika ingin dibaptis dan menerima benih ilahi. Perkawinan Iman dan Anugerah bersatu maka lahirlah benih Ilahi. 2 Petrus 1:16 para rasul telah melihat secara langsung. Yohanes 20:30-31 Tujuan kitab atau injil dicatat supaya manusia yang memiliki iman itu dapat percaya. Jika kita menghasilkan roh kita harus membaca firman.

Yohanes 12:23 biji gandum  dapat menghasilkan buah jika ia mati, maka ia menghasilkan akar, pohon, dan buah. Akar dan pohon tumbuh didalam tanah kalau kita sedang baca firman kita sedang merawat, menyiram dan memupuk iman. Matinya biji gandum ini sikap dari mematikan keinginan daging manusia, jika kita tidak pernah mematikan keinginan daging kita Galatia 5 :24 maka biji itu tidak pernah jadi akar. Kolose 3:5 supaya biji itu mati dan berakar, mematikan ini adalah proses pertobatan, ketika pohon itu berbuah apakah batang dan akarnya berhenti bertumbuh?

Tentu tidak, pohon dan akar itu semakin kuat, jadi pertobatan itu tidak boleh hanya sekali, tetapi setiap hari. Mematikan keinginan daging itu harus setiap hari. Iman dan perbuatan itu menghasilkan ketekunan dalam pertobatan, penguasaan diri, dan saleh. Inilah usaha kita untuk hidup kudus dalam pertobatan dan menghasilkan buah Roh yaitu perbuatan Kasih itulah hasil kerja Roh Kudus.

Diterbitkan oleh Elizabeth STMG

3 NO: No Reserve, No Retreat, No Regret,

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai