“Buah Roh”

Nama :Elizabeth Situmorang

Tingkat : 2 (Semester 4)

Mata Kuliah : Studi PB

Tugas : Ke-4

  1. Buah Roh
  2. Ranting
  3. Pohon
  4. Akar Roh
  5. Benih  
  6. Lahir dari Allah

Anugerah Allah harus direspon dengan Iman, kemudian munculah inisiatif Allah atau Divine Initiative yaitu proses lahir dari Roh dan Air. Iman berasal dari Free Will (Kehendak bebas) dan Grace (Anugerah) lalu lahirlah benih Ilahi harus bersinergi (1Yoh.3:9). Yohanes 12:24 berbicara biji itu harus mati supaya menjadi akar dan menghasilkan buah artinya, Yesus  harus mati supaya banyak buah, kita juga pengikut Tuhan harus mati artinya benih ilahi harus transfomasi lagi dengan proses kematian. Proses kematian itu disebut dengan mematikan keinginan daging. Itulah yang harus dialami manusia yaitu pertobatan yaitu penyaliban proses mematikan keinginan daging (Metanoia). Jika benih tidak dapat berbuah maka akan dibuang dan dibakar kedalam api (Yohanes 15:3-6).

Kita harus berbuah dan bertumbuh didalam Roh (Kolose 2:6-7). Jika kita diluar Kristus maka tidak ada proses pertumbuhan Iman. Didalam tanah akar menyerap makanan supaya dapat bertumbuh dan berbuah. Iman dan perbuatan juga akan mengalami pertumbuhan dan berbuah. Dalam memasuki bulan paskah berbagai persiapan yang dilakukan oleh Bapa-Bapa Gereja dengan memuat tema sebagai berikut:

  1. Minggu orang Farisi dan Pemungut Cukai (Lukas 18:10-14)

 yaitu pemungut cukai dengan rendah hati dia melihat dirinya berdosa dan membutuhkan pertobatan yaitu belas kasihan Allah sedangkan orang Farisi sombong dan merasa benar serta tidak membutuhkan pertobatan artinya kita melihat diri kita berdosa sehingga membutuhkan pertobatan.

2. Minggu anak yang hilang (kembali kepada Allah)

(Lukas 15:11-32)

 Ada tiga tokoh yaitu anak bungsu, sulung dan ayahnya. Artinya kita butuh kasih Allah karena Allah telah mengampuni kesalahan kita. Kasih Bapa itu tidak melihat besar dosa itu tetapi melihat jiwa dan pribadi yang hidup kembali. Seperti anak hilang yang harus kembali kepada bapanya demikian kita juga harus kembali kepada Bapa sebab, ada Bapa yang menunggu dirumah jika kita butuh pertobatan harus kembali kepada Bapa sebab begitu kita kembali Bapa bersukacita, hidup didapat kembali berarti minggu kedua mengajarkan kasih Allah yang menampung pertobatan kita asalkan kita kembali.

3. Minggu penghakiman akhir (Matius 25:31-46)

Neraka akan ada saat penghakiman terakhir yang disediakan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya. Ada justifikasinya atau penyebab yang menyebabkan manusia itu dipisahkan. Pemisahan harus ada dasarnya yaitu ketaatan menentukan jadi kambing atau singa. Kapan kita melihat seorang raja menderita? Pada saat kita melihat orang yang paling hina atau menderita. Dasar penilaian Allah yaitu Kasih. Kasih unconditional atau kasih tanpa syarat. Penghakiman terakhir berbicara buah kasih itu menentukan kamu jadi bangsa kambing atau domba dan yang menentukan kamu masuk surga atau neraka. Kasih adalah buah roh dan bukti iman dari iman tambah perbuatan. Kasih adalah dasar penghakiman.

Kasih yang dituntut Yakobus itu tidak ada pembedaan, (Yakobus 2:1-10) buah roh kita adalah mengasihi sesama dalam konteks kita juga mengasihi Allah. Tetapi jika memandang muka maka manusia berbuat dosa atau pelanggaran. Kenapa bangsa kambing masuk kedalam api neraka yang kekal sebab melakukan pelanggaran. Walaupun manusia mengasihi tetapi memandang muka manusia itu melakukan pelanggaran. Penghakiman itu tidak memikirkan belas kasihan. Sekarang belas kasihan masih ada tapi ketika sudah memasuki masa penghakiman maka tidak ada lagi belas kasihan. Kasih yang mewarisi kerajaan surga adalah kasih yang tidak memandang muka.

Diterbitkan oleh Elizabeth STMG

3 NO: No Reserve, No Retreat, No Regret,

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai