Nama : Elizabeth Situmorang
Tingkat : 2 Semester (4)
Mata Kuliah: Studi PB
Dosen : Hendi S.s
Mari kita lihat terlebih dahulu Teks Yunani Tejemahan (syntact form) atau knowledge lalu membuat point-point syntact. Kemudian membuat konsep teologis lalu semantic content (analisis) dan meringkas atau sintesis untuk menjadi sebuah injil yang ditangkap oleh hati lalu ke tahap obedience atau dikerjakan dalam bentuk ketaatan.
Data-data yang diperoleh yaitu:
- Yesus masuk ke kota Yerikho
- Dikota itu ada seorang yang bernama Zakheus
- Kota Yerikho kota yang besar tapi focus pada zakheus seorang kepala pemungut cukai.
- Tuhan Yesus memanggil Zakheus untuk turun dari atas pohon
- Yesus sengaja melintasi kota Yerikho untuk menemui Zakheus
- Zakheus menerima Yesus dengan sukacita artinya anugerah itu diterima dengan sukacita
- Orang-orang tidak mengerti tentang kedatangan Tuhan Yesus di kota Yerikho.
- Zakheus akan menyumbangkan setengah hartanya dan akan mengembalikan 4 kali lipat. Ini menjelaskan pertobatan seorang Zakheus.
- Yesus menyatakan keselamatannya pada seisi rumah yang artinya Keselamatan itu diicari oleh anak manusia yaitu Yesus Kristus.
Pemahaman
- Yesus Kristus datang dan mencari dalam bentuk anugerah
Ide utama :
- Keselamatan Zakheus
Ide pendukung :
- Kristus datang mengunjungi Zakheus.
- Zakheus membuka pintu hatinya (meresponi) dengan sukacita
- Zakheus mengalami pertobatan dari keserakahan akan uang.
- Seisi rumah dan Zakheus diselamatkan atau ditemukan kembali.
Anak manusia datang mencari anak manusia yang hilang, keselamatan itu ditemukan kembali oleh Kristus. Anugerah itu seperti tamu yang mengetuk pintu (Wahyu 3:20). Ketika Yesus diutus didunia Dia bukan menjadi hakim tetapi menjadi Penyelamat atau Juruselamat Yoh. 3:17. Jika seandainya Zakheus tidak membuka pintu hatinya dan tidak meresponi, maka ia masih tinggal dalam perbuatan kejahatan. Orang yang tidak berbalik mengikuti Tuhan maka ia menolak anugerah itu dan membenci terang itu. Orang yang membuat kejahatan selalu menjauhkan diri dari terang dan semakin takut dengan terang itu karena takut kejahatannya tampak melalui terang itu. Satu-satunya cara adalah datang pada terang itu.
