Synergi antara Anugerah Allah dengan Manusia (Efesus 2:8)

Nama: Elizabeth Situmorang

Tingkat :2 (Semester 4)

Mata Kuliah : Studi PB

Dosen : Hendi

Tugas : Ke-3

Manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sehingga Allah sendirilah yang harus menjadi tangga manusia untuk menyelamatkan kita tapi tidak otomatis jika tidak meresponi kasih Allah itu. Kita diselamatkan oleh Anugerah melalui iman itulah arti keselamatan (Efesus 2:8). Iman adalah sinergi Free Will (Kehendak Bebas) dan Grace (Anugerah) Allah. Roma 10:14 “Bagaimana orang mendengar dia jika tidak ada orang yang memberitakan”. Ketika orang itu mendengar Injil, ada anugerah yang masuk. Anugerah itu dalam karya Roh Kudus yang membuat manusia bisa percaya. Anugerah memimpin kehendak bebas, anugerah dan kehendak bebas harus bekerjasama untuk membuat seseorang percaya pada Injil. Iman itu turun jika kehendak bebas bersinergi dengan anugerah.

Kita bisa beriman melalui pemberian Allah yaitu Anugerah dan kehendak bebas. Orang bisa percaya dan diselamatkan melalui Anugerah. Bapa Gereja Paulus mengatakan jika dirimu percaya ada unsur pilihan dan kehendak bebas. Didalam iman itu sendiri yang memutuskan free will itu lemah, tanpa kerjasama kita maka anugerah Allah itu akan sia-sia. Jadi keselamatan kita hasil dari inisiatif Allah yaitu iman dan Anugerah Allah. apa yang dikerjakan Allah itu penting dan respon manusia itu juga penting dan itu semua pemberian Allah. kita bisa percaya pada Yesus adalah Anugerah Allah. keselamatan itu dari kita dan dari Allah dan butuh kehendak bebas daru manusia. Jika Tuhan memberikan Anugerah dan Iman tapi harus diresponi atau dikerjakan (work out Salvation) iman adalah percaya ditambah perbuatan-perbuatan.

(1 Korintus 15:10) Anugerah diberikan kepada Paulus lalu dia kerjakan melalui penyertaan Anugerah. (Yohanes 15:5) pokok, ditambah ranting, sama dengan buah. Sinerginya tinggal didalam Kristus ditambah Kristus didalam aku atau manusia. Buah Roh dihasilkan dari karya Roh Kudus ditambah karya manusia yaitu iman dan perbuatan-perbuatan. Anak – anak Allah yang ilahi lahir dari Allah yang ilahi sehingga kita menjadi manusia rohani 1 Yohanes 3:2. Sinergi akan mendatangkan manusia ilahi yaitu manusia baru serupa dengan Kristus yang memilki ciri – ciri kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, dan penguasaan diri dengan pertobatan kasih Bapa yang tanpa batas (Matius 6:14-21).

Sebab Allah telah mengampuni kita maka kita juga harus mengampuni orang lain atau sesama kita, kita belajar sama seperti Allah. Tetapi jika kita tidak mengampuni sesama maka Allah tidak akan mengampuni kita. Tanpa ada pengampunan kita tidak mungkin hidup baru. Efesus 4:32 pengampunan dengan sesama menunjukkan kita mau menjadi seperti apa inti dari pengampunan kasih itu. Kolose 3:13 ketika kita mengampuni sesama kita harus memiliki kesabaran rohani. Ini adalah perjalanan rohani kita untuk menjadi serupa dengan Kristus.

Diterbitkan oleh Elizabeth STMG

3 NO: No Reserve, No Retreat, No Regret,

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai