Nama : Elizabeth Situmorang
Tingkat :2 Semester 4
Dosen : Hendi Wijaya S.s
Tugas sampai literal sense dan spiritual sense
Kolose 2:16-19
Kolose 2 :16-17
- Μὴ οὖν τις ὑμᾶς κρινέτω ἐν βρώσει καὶ ἐν πόσει ἢ ἐν μέρει ἑορτῆς ἢ νεομηνίας ἢ σαββάτων· (Col. 2:16 BGT)
ἅ ἐστιν σκιὰ τῶν μελλόντων, τὸ δὲ σῶμα τοῦ Χριστοῦ. (Col. 2:17 BGT)
- So let no one judge you in food or in drink, or regarding a festival or a new moon or sabbaths, (Col. 2:16 NKJ)
- which are a shadow of things to come, but the substance is of Christ. (Col. 2:17 NKJ)
- Syntactic form
- Parsing participle, perfect, aorist, nominative masculine, plural
- Participlenya ayat 15 dan 16 means.
Penjelasaan syntactic form
Teks atau ayat 16-17 adalah satu kalimat. Ada kata οὖν yang menghubungkan teks atau ayat sebelumnya. Seubjeknya adalah τις . predikatnya adalah Μὴ ὑμᾶς κρινέτω ἐν βρώσει καὶ ἐν πόσει ἢ ἐν μέρει ἑορτῆς ἢ νεομηνίας ἢ σαββάτων· ἅ ἐστιν σκιὰ τῶν μελλόντων, τὸ δὲ σῶμα τοῦ Χριστοῦ. Kata Μὴ ὑμᾶς κρινέτω merupakan inti dari predikat.
κρινέτω = verb imperative present active 3rd person singular from κρίνω ; berfungsi sebagai perintah sekarang
ὑμᾶς = ὑμᾶς pronoun personal accusative plural from σύ accusative of direct object
ἐν βρώσει καὶ ἐν πόσει ἢ ἐν μέρει ἑορτῆς ἢ νεομηνίας ἢ σαββάτων· = dative diikuti preposisi ἐν berfungsi sebagai references
ἅ = pronoun relative nominative neuter plural from ὅς diterjemahkan “yang”
ἐστιν =
σκιὰ = noun nominative feminine singular common from σκιά
τῶν μελλόντων = verb participle present active genitive neuter plural from μέλλω
Karena itu jangan seorang pun menghakimi kalian mengenai makanan atau minuman, atau hari raya, atau bulan baru, atau hari sabat, yang adalah bayangan
Pl = bayangan Kristus = hukum taurat
PB = Tubuh /wujud = Kristus.
Poin – poin syntact
- Jangan seorang pun menghakimi kalian mengenai makanan atau minuman atau hari raya atau bulan baru. Atau hari sabat.
- Hal – hal itu adalah bayangan yang akan datang
- Tetapi wujud nyatanya adalah Kristus
Poin –poin semantis
- Hukum taurat itu adalah bayangan dari Kristus
- Hukum Taurat itu digenapi di dalam Kristus artinya bayangan tadi sekarang telah menjadi nyata yaitu Kristus
- Pl adalah bayangan Kristus
- Pb adalah wujudnya atau tubuh dari bayangan itu yaitu Kristus
- Sekarang kita tidak lagi hidup didalam bayangan atau Hukum Taurat tapi hidup dibawah hukum Taurat yaitu Kristus sehingga hidup kita fokus kepada Kristus.
- Ayat 17
- εἰ δὲ ζητοῦντες δικαιωθῆναι ἐν Χριστῷ εὑρέθημεν καὶ αὐτοὶ ἁμαρτωλοί, ἆρα Χριστὸς ἁμαρτίας διάκονος; μὴ γένοιτο. (Gal. 2:17 BGT)
- “But if, while we seek to be justified by Christ, we ourselves also are found sinners, is Christ therefore a minister of sin? Certainly not! (Gal. 2:17 NKJ)
- Syntactic form
- Participle, aorist present, active, nominative, masculine, plural.
- Jadi participlenya condition.
- Ayat 18 dan ayat 19
- 18 μηδεὶς ὑμᾶς καταβραβευέτω θέλων ἐν ταπεινοφροσύνῃ καὶ θρησκείᾳ τῶν ἀγγέλων, ἃ ἑόρακεν ἐμβατεύων, εἰκῇ φυσιούμενος ὑπὸ τοῦ νοὸς τῆς σαρκὸς αὐτοῦ, (Col. 2:18 BGT)
19 καὶ οὐ κρατῶν τὴν κεφαλήν, ἐξ οὗ πᾶν τὸ σῶμα διὰ τῶν ἁφῶν καὶ συνδέσμων ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον αὔξει τὴν αὔξησιν τοῦ θεοῦ. (Col. 2:19 BGT)
- 18 Let no one cheat you of your reward, taking delight in false humility and worship of angels, intruding into those things which he has not seen, vainly puffed up by his fleshly mind, (Col. 2:18 NKJ)
19 and not holding fast to the Head, from whom all the body, nourished and knit together by joints and ligaments, grows with the increase that is from God. (Col. 2:19 NKJ)
18 Let no one cheat you of your reward, taking delight in false humility and worship of angels, intruding into those things which he has not seen, vainly puffed up by his fleshly mind, (Col. 2:18 NKJ)
- 18 θέλων diparsing Participle, present, active, nominative, masculine singular.
ἐμβατεύων di parsing Participle, present, active, nominative, masculine, singular.
φυσιούμενος di parsing participle, present, passive, nominative, masculine, singular.
19 κρατῶν di Parsing Participle, present, active, nominative, masculine, singular
ἐπιχορηγούμενον diparsing participle, present, passive, nominative, neuter, singular.
συμβιβαζόμενον diparsing participle, present passive, nominative, neuter, singular
- Syntactic form
- Participlenya adalah ayat 18 cause dan ayat 19 means.
Penjelasan syntactic form
Subjeknya adalah μηδεὶς
Predikatnya adalah ὑμᾶς καταβραβευέτω. ὑμᾶς καταβραβευέτω θέλων ἐν ταπεινοφροσύνῃ καὶ θρησκείᾳ τῶν ἀγγέλων, ἃ ἑόρακεν ἐμβατεύων, εἰκῇ φυσιούμενος ὑπὸ τοῦ νοὸς τῆς σαρκὸς αὐτοῦ, καὶ οὐ κρατῶν τὴν κεφαλήν, ἐξ οὗ πᾶν τὸ σῶμα διὰ τῶν ἁφῶν καὶ συνδέσμων ἐπιχορηγούμενον καὶ συμβιβαζόμενον αὔξει τὴν αὔξησιν τοῦ θεοῦ. Inti predikatnya adalah καταβραβευέτω.
καταβραβευέτω verb imperative present artinya perintah dengan present sekarang καταβραβεύω
θέλων participle present dative manner.
Genitive of source
διὰ τῶν ἁφῶν καὶ συνδέσμων genitive means
Terjemahan Literal
Jangan ada seorang pun merampas kemenangan kamu dengan cara – cara ingin didalam merendahkan diri penyembahan kepada malaikat, masuk kepada hal – hal penglihatan dnegan nous atau mata batin yang bersifat kedagingan. Kepala yang darinya semua tubuh bertumbuh dengan cara ditopang dan di ikat oleh urat – urat dan sendi – sendi.
Point – poin sintaksis
- Jangan ada seorang pun merampas kemenangan kamu
- dengan cara – cara ingin didalam merendahkan diri penyembahan kepada malaikat,
- masuk kepada hal – hal penglihatan dengan nous atau mata batin.
- Dengan cara menyombongkan diri tanpa alasan dengan nous/ mata jiwa/ mata batin yang bersifat kedagingan.
- Dengan cara tidak berpegang pada kepala
- Yang dari kepala itu semua tubuh bertumbuh dari Allah dengan cara ditopang dan diikat oleh urat – urat dan sendi – sendi.
Poin – poin Semantis
- Ada 4 cara yang dipakai untuk menggagalkan atau merampas kemenangan kita yaitu Pertama, penyembahan yang salah bukan kepada Allah tetapi k epada malaikat – malaikat.
Kedua, penglihatan – penglihatan
Ketiga menyombongkan diri tanpa alasan dengan Nous yang bersifat daging.
Keempat tidak berpegang kepada Kristus, tidak ada pertumbuhan sebab melalui kepala itu semua tubuh bertumbuh. Pertumbuhan itu berasal dari Allah melalui Kristus.
Menjaga kemenangan iman kita :
- Setia beribadah kepada Allah
- Awasi ajaran sesat
- Menjaga kekudusan diri dengan menjaga nous dari godaaan duniawi
- Berpegang teguh kepada Kristus.