Doa Jesus prayer adalah usaha kita yang kini kita kerjakan secara terus menerus untuk meminta Anugerah Allah/Rahmat Allah. Seperti yang di katakan Rasul Paulus kepada gereja di Korintus dia berkata aku menanam, apolos menyiram tetapi Allah yang memberi pertumbuhan dan disini ada satu wujud sinergy yang sangat jelas. Dalam istilah Theologi kita belajar tentang Allah di situ ada Esensi dan Sinergy ini adalah dua kutub hubungan Allah dengan manusia :
1. Hal-hal yang misteri yang tidak bisa kita tau/ yang tersembunnyi ( Esensi)
2. Energi Allah/Karya Allah/Ciptaan Allah/Tindakan Allah/Kuasa Allah (Energy)Energy Allah pada puncaknya adalah Inkarnasi.
Jika setiap orang tidak mengenal Yesus Kristus maka tidak ada seorangpun yang mengenal Allah itu St. Basil mengatakan kita tahu esensi Allah melalui Energinya. Dan di perjelas lagi dalam Yohanes di mana kita mengenal Allah melalui Yesus Kristus. Basil melanjutkan tidak ada seorangpun melihat Allah tapi kita mengalami esensi itu. Jika seseorang secara pibadi berjumpa dengan Yesus Kristus maka dia dengan sendirinya percaya pada Energy Allah itu. Melalui Esensinya Allah itu mistery tetapi melalui Energynya Dia itu dekat dengan kita. Energy ini di pakai oleh St. Gregory palamas atau bapa-bapa gereja yang lain dimana Allah yang menyatakan diri-Nya di dalam diri Yesus Kristus. Allah itu tidak bisa di potong-potong/di bagi-bagi dan energynya menunjukan siapa Allah itu.
Apa yang di ajarkan bapa-bapa gereja di situ ada satu istilah Theosis/pengilahian kita tidak bisa menjadi Allah tetapi kita menyatu dengan Allah. Theosis ini satu sisi kita tetap jadi manusia bukan menjadi Allah tetapi karena ada EnergyNya makanya kita bisa menyatu dengan Dia. Anugerah Allah itu apa? Energy Allah yang di nyatakan kepada kita. Allah yang misteri dinyatakan oleh Yesus Kristus dan di curahkan oleh Roh kudus. Yang di curahkan oleh Roh kudus adalah energy Allah Yang menyelamatkan kita. Rasul Yohanes mengatakan Allah, Yesus Kristus dan Roh kudus berada di dalam hati kita karena Energy Allah itu bukan sesuatu yang di luar dari diri Allah Dalam Fil 2:13 di situ di katakan sebab Allah adalah sang pemberi Energy ke dalam diri kita pada kehendak atau kemauan dan juga energy demi kesenangannya.
Di situ ada kata Yunanninya energon/energy. Ayat ini ada hubungannya dengan spritual kita seperti ketika kita berdoa, bernyanyi di situ bukan usaha kita saja tetapi ada Allah yang berkerja di dalam kehendak dan kemauan kita. Mengapa? karena Allah itu yang memberikan Energynya. Disini ada dua poin
1. Bahwa Allah sang pemberi energy kedalam diri kita untuk mengerjakan keselamatan kita dalam Fil 2:13 ini konteksnya ada Allah sang pemberi energy/Allah yang mencurahkan diriNya dalam bentuk energyNya bukan esensiNya. Efe. 1:11 ada Allah yang berkerja di dalam segala sesuatu yang Dia ciptakan, Ef .1: 2 Energy ini yang membangkitkan Kristus. Enery Allah di berikan supaya manusia bisa mengerjakan keselamatanyya sendiri dalam Fil 2:12. Keselamatan itu ada ketika benih iman kita menyatu dengan benih Allah (di kawinkan). Benih Allah itu apa? pengorbanan Kristus di atas kayu salib, sehingga kita di lahirkan dari Allah menjadi anak-anak Allah Rom 7:4. Anak secara jasmani penyatuan antara benih laki-laki dengan benih perempuan sehingga lahirlah kita manusia.
Sedangkan secara spritual sama ada penyatuan dua benih : benih Allah dan benih iman kita. 1 Yoh 3:1 dan 9 di sini jelas rasul Yohanes menuliskan kita lahir dari Allah artinya ada penyatuan benih kita dengan benih Allah. Jika kita anak-anak Allah maka kita mewarisi genetik atau DNA-Nya Allah di dalam hati kita. Rom 5:5 Roh kudus yang mencurahkan Anugerah itu ke dalam hati kita. Dan sekarang kita memiliki benih Ilahi. Benih Ilahi ini suatu kekuatan dinamis untuk mengalahkan dosa 1 Yoh 3:9 dan Rasul Paulus berkata dalam Fil 2:12 kerjakan keselamatan itu/benih Ilahi itu supaya benih Ilahi itu tumbuh menghasilkan buah keselamatan mengalahkan dosa dan menyucikan diri kita sampai kita segambar dan serupa dengan Kristus. Mengerjakan keselamatan itu dengan meneladani Kristus.
Doa puja Yesus mengingatkan kita untuk mengerjakan keselamatan kita bahwa kita sudah punya benih Ilahi. Dibalik energy Allah ternyata ada juga energi iblis yang berkerja dalam Efe. 2:2; Rom 7:5 di angkasa lalu energy itu berkerja di dalam hawa nafsu manusia dan akhirnya akan mendatangkan dosa yaitu buah kematian. 2 Tes 2:7 Rasul Paulus mengingatkan kita kedurhhakaan telah sedang berkerja artinya : pada jaman akhir ini kekuatan iblis ini memang sedang berkerja. Energi iblis hanya dapat di kalahkan oleh energy Allah. 2 Ko 4:12 di sini ada peperangan antara energi Allah dan energy maut (iblis). Energy Allah mengalir sesuai kehendak dan untuk kesenangan-Nya. Energy itu seperti minyak dalam bahan bakar supaya terang tetap panas dan seperti unduk ayam mengerami telurnya untuk memberi kepanasan/kehangatan sama seperti kerohanian kita di mana kita perlu di beri panas/energy itu supaya cangkang hati kita menetas untuk bertumbuh mengalahkan dosa dan hidup di dalam Allah.
Energy ini berkerja pertama kalinya pada kahendak kita dan dari kehendak kita inilah yang menentukan mau atau tidak kita di ubah oleh Tuhan. Walaupun kita tahu banyak hal tetapi tidak ingin di ubah maka tidak ada gunanya. Kehendak kita perlu di Charge oleh Energy Allah melalui doa puja Yesus. Ketika kita berkata saya mau hidup kudus di dalam Tuhan, mau melakukan doa puja Yesus atau mau beribadaah kepada Tuhan dan kemauan kita itu sudah bukan usaha kita lagi Fil 2:13 Allahlah yang berkerja. 1 Kor 15:10 rasul Paulus berkata aku ada sebagai mana aku ada, aku berkerja keras untuk mengerjakan keselamatanku tetapi bukan aku melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. Kehendak bebas itu bagaikan sumbu. Seperti yang di katakan St. Macarius : kita menerima Anugerah melalui keselamatan tetapi untuk mencapai kepenuhan dari keselamatan itu kita butuh iman dan kasih St. Maximus berkata : manusia memiliki dua sains yaitu kehendak bebas dan Anugerah Allah.
Jika kehendak bebas kita seturut dengan Anugerah Allah maka maka ini merupakan suatu kesempatan bagi kita untuk mengerjakan keselamatan dalam wujud satu ketaatan. Kesimpulan : Allah yang adalah satu sisi misteri tetapi di sisi lain Dia memberikan diriNya/menyatakan diriNya melalui Yesus kristus dan di curahkan oleh Roh kudus. Ini harus kita responi sehingga kita memperoleh benih Ilahi itu. Setelah kita meperoleh Benih Ilahi maka kita harus mengerjakan untuk menghasilkan buah Roh kata rasul Paulus agar semakin dewasa di dalam Kristus. Pemahaman
• Doa Jesus prayer adalah usaha kita yang kini kita kerjakan secara terus menerus untuk meminta Anugerah Allah/Rahmat Allah. Seperti yang di katakan Rasul Paulus kepada gereja di Korintus dia berkata aku menanam, Apolos menyiram tetapi Allah yang memberi pertumbuhan dan disini ada satu wujud sinergy yang sangat jelas. Dalam istilah Theologi kalau kita belajar tentang Allah di situ ada Esensi dan sinergy ini adalah dua kutub hubungan Allah dengan manusia yang pertama :
1. Hal-hal yang misteri yang tidak bisa kita tau/ yang tersembunnyi ( Esensi)
2. Energi Allah/Karya Allah/Ciptaan Allah/Tindakan Allah/Kuasa Allah (Energy)Energy Allah pada puncaknya adalah Inkarnasi. Jika setiap orang tidak mengenal Yesus Kristus maka tidak ada seorangpun yang mengenal Allah itu
• Allah yang adalah satu sisi misteri tetapi di sisi lain Dia memberikan diriNya/menyatakan diriNya melalui Yesus kristus dan di curahkan oleh Roh kudus. Dan ini harus kita responi sehingga kita memperoleh benih Ilahi itu.
• Setelah kita memperoleh Benih Ilahi maka kita harus mengerjakan untuk menghasilkan buah Roh kata rasul Paulus agar semakin dewasa di dalam Kristus. Aplikasi Setelah saya menerima Yesus Kristus sebagai juruslamat, maka dalam melewati setiap hari merupakan hal yang sangat istimewah kerena ada Tuhan yang memegang tangan saya dan tidak membuat saya terjatuh, saya memiliki energy Ilahi yang di curahkan oleh Roh kudus sehingga saya mampu berdiri dan bertahan hingga saat ini.
Sumber :
Nama : Elizabeth Situmorang
Mata Kuliah : Spiritualitas Philokalia
Dosen : Hendi Wijaya S,s