Elizabeth Situmorang Dogmatika 2
Hendi Wijaya 09 Agustus 2021
Transfigurasi artinya perubahan wujud atau pemuliaan, suatu peristiwa terang yang tidak tercipta tetapi termanifestasi oleh tubuh manusia sehingga tubuhnya mengalami pemuliaan. Jika Yesus mengalami transfigurasi berarti ada suatu sinar atau terang dari tubuhnya supaya tubuhnya yang mencapai Theosis. Manusia di dalam Kristus akan mengalami transfigurasi sama seperti Kristus. (Fil.3:20). Terang akan mengubah tubuh kita menjadi ilahi. Di mana Kristus hadir ada terang yang seperti surga. Tabernakel artinya kediaman Allah, kehadiran Kristus itulah surga. Awan menunjukkan kehadiran Allah. Tabernakel juga diibaratkan dengan demikian. Surga ditunjukkan menjadi tanda kehadiran Allah. Transfigurasi terjadi sebelum penyaliban Kristus. Allah Bapa memberi kesaksian kepada Rasul Petrus, Yakobus dan Yohanes karena mereka akan bersama dengan Kristus. Ketika Yesus hendak dikhianati Bapa menurunkan sinar kemuliaan supaya mereka (para rasul) tidak takut ketika hendak mengetahui sinar yang berasal dari surga. Kenapa tranfigurasi dialami sebelum penyaliban ? hal ini menjadi sebuah keyakinan atau sebuah pennguatan diri agar para rasul dan murid Kristus kuat untuk menghadapi penderitaan yang akan dialami sama seperti Kristus ketika memberitakan firman Tuhan.
Pemahaman
- Terang yang terpancar dari Kristus akan mengubah kita sehingga menguatkan kita untuk menghadapi berbagai macam penderitaan.
- Transfigurasi memancarakan sinar kemuliaan kebangkitan. Sehingga kita juga berharap akan mengalami kebangkitan sama seperti Kristus.
- Dengan usaha manusia tidak dapat mencapai sinar kemuliaan Kristus tetapi dengan sinar kemuliaan Kristus kita dapat menjadi terang sama seperti Kristus Matius13:43.
- Kristus seperti matahari yang memberi sinarNya kepada kita.
- Tuhan ingin menunjukkan bahwa Ia adalah Tuhan bagi orang yang hidup dan mati.
Musa yang menunjukkan hukum Allah sedangkan nabi itu marupakan utusan Allah.
- Ketika Kristus bertransfigurasi saat malam, itu menunjukkan bahwa Ia mengubah kegelapan menjadi terang. Matius 17:7 = Yesus menyentuh mereka serta mengatakan jangan takut. Karena Kristus yang datang untuk menjadi manusia sehingga manusia dapat disentuh.
- Imanuel artinya Tuhan inkarnasi menjadi manusia supaya Dia serupa dengan natur kita.
- Kristus yang unchangeable lalu mengambil daging manusia dari Maria sehingga menjadi manusia untuk bersama dengan kita. Sebuah kondisi yang membuat kita dibersihkan oleh sentuhan Allah.
- Manusia sangat membutuhkan sumber cahaya yaitu Bapa sedangkan cahayanya itu adalah Anak sedangkan kehangatannya itu adalah Roh Kudus.
- Terang Kristus itu menerangi seluruh bumi, kita butuh cahaya itu untuk menguduskan diri.
- Kesaksian dari Allah Bapa kepada Para Rasul bahwa anak-Nya menjadi manusia. Manusia melihat suatu keajaiban yang hanya terjadi sekali. Petrus juga memberikan kesaksian demikian. Kehadiran Allah itu nyata dan membuat manusia menjadi takut, sehingga disebut takut akan Allah. Ketakutakan kita bukan lah sebuah terror tetapi ketakutan yang membuat teriluminasi atau semakin terang.
- (Matius 17:5) ini merupakan stempel bahwa Allah Bapa bersaksi jika Yesus adalah anakNya.
- Demikian Kristus bertransfigurasi kita manusia juga akan bertransfigurasi dan menjadi dasar serta pola cetak kita sebagai manusia.
- Posisi Roh Kudus ada ketika kemuliaan Allah hadir, saat ada di kemuliaan Allah.
Allah yang adalah manusia memancarkan terang yang akan ada selamanya. Terang Allah akan selalu ada dan tidak akan berubah. Ketika Kristus belum disalib Dia masih memiliki terang itu tetapi tidak di tunjukkan kepada para murid. Ketika telah diunjukkan kepada para muridNya maka hal itu bertujuan untuk menguatkan para murid dalam menghadapi penderitaan.
Komentar Bapa – bapa Gereja
- ST THEODOROS THE GREAT ASCETIC
A Century of Spiritual Texts
3. When we keep Christ’s commandments we do not benefit
Him in any way, since He is in need of nothing and is the bestower
of every blessing. It is ourselves that we benefit, since we win for
ourselves eternal life and the enjoyment of ineffable blessings.
Komentar
Kehidupan Kristus tidak bergantung pada manusia tetapi apabila manusia yang hidup bergantung kepada Kristus, maka akan memperoleh hidup kekal.
2. Maximos The Confessor
Four Hundred Texts on Love
First Century
14. A soul filled with thoughts of sensual desire and hatred is unpurified.
Komentar
Kekudusan merupakan karakter rohani yang dimulai dari mengikis segala pola pikir yang jahat (Logismoi) serta mengendalikannya dengan Hegemonikon atau pengendalian pikiran dengan selalu berjaga – jaga dan berdoa.
3.ST THEODOROS THE GREAT ASCETIC
A Century of Spiritual Texts
3 7. I have heard from elders experienced in the practice of the virtues that evil thoughts are engendered in the soul by showy clothes, the belly’s repletion and bad company.
Komentar
Asal mula pikiran jahat atau Logismoi dihasilkan dari godaan iblis yang sudah mengintip didepan pintu kemudian menggoda pikiran manusia supaya memuaskan hawa nafsu seperti kesombongan akan materi yang dimiliki, kepuasan yang berlebihan, sampai tidak ada kasih terhadap sesama manusia sehingga ketika manusia sudah melakukan tindakan jahat yang ada dalam pikirannya maka ia sudah berdosa. Oleh karena itu meminta belas kasihan dari Allah menjadi kunci utama dalam menghadapi pikiran jahat dan hal itu diperoleh dengan takut akan Allah, melakukan firmanNya serta berpengharapan penuh akan belas kasihanNya.
4. St. Maximos The Confessor third century of love
6. Some of the passions produce licentiousness, some hatred, while others produce both dissipation and hatred.
Komentar:
Hawa nafsu yang jahat dapat sesekali menggoda iman kita untuk melakukannya jika kita lakukan maka kasih akan menghilang dari jiwa kita. Kebencian yang telah ada dalam diri kita harus segera diobati seperti luka yang tergores oleh pisau yang tajam maka kebencian harus juga dibersihkan dengan pengampuan yang kita minta baik kepada Tuhan maupun sesama.
5. St. Maximos The Confessor third century of love
81. Five things make a soul cut itself off from sin : fear of men, fear of judgment, hope of future reward, love of God and, lastly, the prompting of conscience.
Komentar
Kesalahan manusia pada Allah menimbulkan hubungan yang tidak haromnis antara kita dengan Allah. selalu ada cara untuk kembali kepada pangkuan kasihNya dengan cara: Berdamai dengan Allah, takut akan FirmanNya, penghakimanNya, selalu berharap akan mahkota dari surga, serta meminta belas kasihannya sepanjang waktu dengan hati yang menangis akan dosa yang telah kita sesali membuat Allah berbelas kasihan sehingga Ia mengampuni manusia serta menyelamatkan manusia dari jurang maut yang dalam.
6. St. Thalassios First Century
85. A good heart produces good thoughts : its thoughts correspond to what it stores up in itself.
Komentar
Karakter seseorang dapat dinilai dari tingkah laku juga bagaimana ia menjalani kehidupan. Segala sesuatu yang di ucapkan, dilakukan bahkan dipikirkan bersumber dari kondisi hati yang paling dalam. Seperti hukum tabur tuai jika yang ditabur itu baik maka hasilnya juga akan baik tetapi jika tidak maka hasilnya tentu juga tidak baik.
7. St. Thalassios First Century
93. If you want to be free of all the passions, practise self, control, love and prayer.
Komentar:
Dosa bersifat mengikat dan menghancurkan, sama seperti lumut yang tinggal pada batu-batu yang kuat, tetap akan terkikis dan hancur jika tidak dibersihkan. Itulah yang akan terjadi jika kita tidak bisa melepaskan hawa nafsu kita. Mari belajar untuk menguasai diri, melampiasakan hawa nafsu kita dengan mengasihi sesama, serta berjaga – jaga dengan berdoa hali ini merupakan tindakan yang dapat dilakukan agar kita lepas dari godaan atau hawa nafsu yang selalu ada.