Kenaikan Kristus dan Nubuat di dalam PL

Gereja mula – mula memperingati kenaikan Kristus (Yohanes 3:13). Kristus berasal dari surga dan akan kembali kepada Bapa ketika Dia telah bangkit dan naik kesurga. Kristus adalah firman yang berasal dari Bapa yang lahir ke dunia. Kristus naik ke surga setelah kematian, kelahiran dan kematian-Nya (1 Petrus 3:18). Ketika Kristus naik ke surga maka Ia mengenakan tubuh manusia-Nya. Tubuh yang seperti apa yang digunakan Kristus saat naik ke Surga? Ketika Kristus menikmati makanan-Nya setelah kebangkitan-Nya bukan berarti karena Ia lapar tetapi ia menunjukkan bahwa kodrat manusianya masih melekat pada-Nya. Dengan tunduk pada hukum alam Ia ingin menunjukkan bahwa tubuh kemuliaan yang dikenakan tidak lagi lapuk terhadap kebinasaan atau kekal. Kemudian Ia akan duduk disebelah kanan Allah dan mulai mengerjakan keselamatan bagi kita. Dengan demikian Kristus telah menunjukkan dirinya sebagai kodrat manusia dan Allah. 

Di ibadah vesper ini menolong kita untuk memperingati kenaikan Kristus. Tidak ada seorang pun yang naik kesurga selain anak manusia. Tidak seorang pun yang naik ke surga selain Allah yang adalah anak manusia atau firman Allah yang berinkarnasi. Baik tubuh maupun jiwa-Nya adalah tubuh yang sama baik intelect dan rasionya sama. Kristus naik kesurga dan duduk disebelah kanan Bapa sebagai Allah dan manusia. Sebagai Allah berarti Dia yang memerintah atas dunia ini. Sebagai manusia Dia mengingat semua jerih lelah-Nya. Dan sebagai manusia Dia dimuliakan semua manusia. Secara hipostasis Dia dimuliakan oleh Allah, sehingga ketika Dia naik maupun turun dari Surga maka semua orang akan bersorak dan memuji Kristus (Kisah. 1:11) 

Apa artinya Dia duduk di sebelah kanan Bapa? Karena Bapa adalah Roh yang dapat disembah, berarti Kristus juga menerima kemuliaan dan kehormatan untuk dapat disembah. Karena Kristus sehakikat dengan Bapa maka Ia patut dipuji dan disembah oleh semua ciptaan-Nya. Jadi, bersama dengan Bapa dan Roh Kudus kita memuji sang Allah yaitu Kristus yang bangkit. Damascus juga mengatakan kita tidak menyembah daging tetapi kita menyembah Allah. Oleh sebab itu gereja mengadakan ibadah atau sembayang, berdoa dan penyembahan untuk menyembah sang Anak di dalam Sang Bapa dan Roh Kudus. Oleh karena itu ada perayaan Paskah, ibadah kenaikan dan Pentakosta semua perayaan ini mengingatkan kita untuk mengingat kembali dan menyembah dan memuji sang Anak yaitu Kristus.

Ada tiga macam kelahiran yang dimiliki manusia yaitu kelahiran pertama dari orang tua kita, yang kedua kelahiran dari air dan roh di dalam baptisan, kelahiran ketiga dari kebangkitan tubuh dan jiwa kita yang akhirnya menjadi serupa dengan Kristus. Kapan kita dapat bersekutu dengan Kristus? Ketika kita mencapai kelahiran baru dan konteks ibadah. Kenaikan Kristus ke surga memberikan kita jejak waktu untuk kita bersekutu dengan-Nya. Ketika Kristus naik kesurga berarti ada jalan untuk pergi kesurga. Kristus adalah Tuhan sehingga kita menyembah Tuhan oleh anugerah. Rasul Paulus mengungkapkan Efesus 4:8. Dua malaikat naik juga ke surga ketika Kristus juga naik ke surga.

Hal ini menggenapi Mazmur 47:5 Rasul Paulus digambarkan sebagai kelompok dalam ikon namun secara historis Rasul Paulus tidak mungkin ada didalam ikon. Ikon hanya menceritakan secara Theoris bukan Historis. Bunda Maria atau Theotokos mendapat posisi pertama dalam perayaan pentakosta dalam posisi mengangkat tangan dan berdoa kepada putra-Nya yaitu Kristus. Kristus datang supaya dapat membebaskan kita dari restorasi atau kodrat kita yang rusak secara roh. Tubuh kita akan dikuduskan oleh jiwa kita, sedangkan jiwa kita akan dikuduskan oleh roh kita. Maka ketika kita telah menerima perjamuan kudus sebaiknya kita tidak melakukan dosa lagi.

Didalam vesper ada hymne atau pujian tentang kenaikan misalnya Kristus naik ke surga supaya Roh kudus itu turun dan surga telah menyiapkan takhta-Nya. Jika ada simbol seperti awan-awan maka artinya ada malaikat yang akan mneyambut dan menjemput Dia. Sang malaikat serta roh kudus menyambut Kristus. Menyembah Kristus berarti mengingat kembali pengorbanan-Nya akan keselamatan kita. Ketika Para Rasul melihat Kristus naik maka sangat sedihlah hati para rasul melihat kenaikan Kristus. Tujuan Kristus naik ke surga supaya Roh kudus dapat turun dan menguduskan hipostasis manusia. Kristus menyingkirkan kodrat manusia asal, kemudian memberikan kehendak yang tadinya tidak taat menjadi taat. Dan Roh Kudus turun untuk menuntun dan menerangi jiwa para rasul. Jadi Roh Kudus diminta oleh para rasul supaya menerangi hati dan jiwanya. Manusia akan tertegun dan terkagum luar biasa akan kedatangan Kristus.

Dalam Yesaya 2:2-3 yang merupakan nubuat yang sudah digenapi oleh kenaikan Kristus ke surga di Gunung Zaitun. Gunung merupakan tempat Tuhan berdiri dengan letaknya yang menjulang tinggi (Mikha 4:1). Semua bangsa akan datang dan memuliakan Kristus. Pada ayat 3 naik kegunung Tuhan menggambarkan Kristus yang melambangkan jalan keselamatan. Artinya dari Kristus akan ada jalan keluar atau keselamatan. Jalan yang diajarkan adalah jalan yang diajarkan kepada para rasul yang berasal dari Kristus.

Dalam Yesaya 51:4 Kristus sengaja naik ke atas Gunung Zaitun supaya dapat di lihat semua bangsa atau orang sekitar 500 lebih saksi. Kisah Para Rasul 1:8 mengatakan Kristus ingin menunjukkan bahwa ajarannya untuk semua bangsa. Dalam Lukas 24:47 mulai dari Yerusalem sampai samaria dan sampai keujung bumi berita pertobatan dan pengampunan dosa diajarkan oleh Kristus. Kisah Para Rasul 2:38 berita pertobatan pertama diberitakan dai Rasul Petrus sehingga 3000 orang bertobat oleh sebab itu Rasul Petrus diangkat menjadi pemimpin atas rasul-rasul. Yesaya 62:10-12; 63:1 sampai akhir nanti rasul-rasul bersama dengan Kristus sampai akhir nanti sampai Kristus menjemput mereka. Ini menunjukkan, Kristus naik ke surga bukanlah sebuah akhir tetapi Dia akan datang kembali untuk memberikan upah kepada para rasul atau orang percaya (Wahyu 22:12).

Seperti contoh seorang tuan yang memberikan talenta kepada pekerjanya untuk dikerjakan sehingga yang melakukannya akan diberi upah. Jadi ketika kita melihat Kristus yang naik itulah penebus yang artinya mengambil kembali manusia yang menjadi milik Kristus dari tebusan dosa (Yesaya 62:12). Dalam 1 Petrus 2:9 tebusan artinya menjadi bangsa yang terpilih, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri. Dia naik kesurga untuk menyediakan tempat tinggal atau kemuliaan dari Tuhan. Yesaya 62:10-12 orang-orang tebusan Tuhan itu adalah tipologi dari gereja, maka disebut bangsa terpilih dan kudus disebut gereja.

Kota yang tidak ditinggalkan itu juga merupakan gambaran gereja atau orang-orang tebusan yang juga termasuk gereja yang menunjukkan karya Kristus itu berhasil. Juga dikatakan Yesaya 63:2 ini merupakan gambaran dari Kristus yang menderita dan menebus manusia untuk menyelamatkan manusia. Ayat 3 menunjukkan bahwa darahnya bertujuan untuk menebus manusia. Kristus benar-benar mencurahkan darahnya dan mati. Ayat 4 menggambarkan bahwa penebusan itu telah datang justru dengan kematian-Nya untuk mengalahkan maut. Di dalam Zakaria 14:4; 8-11 kaki-Nya akan berjejak pada Bukit Zaitun ini (Lukas 21:37; Matius 26:30) dimasa sengsara-Nya Kristus menunjukkan bahwa Bukit Zaitun itu menggambarkan sisi kemuliaan dan sisi penderitaan dan Ia akan datang kembali. Bukit itu akan bergoncang yang artinya semua bangsa akan datang mencari Kristus Yesaya 64:2. Habakuk 3:6 bangsa-bangsa akan datang mencari Tuhan Mikha 1:3. Zakaria 14:8-11 Kristus menjadi air kehidupan dengan Yohanes 4:10-14; Zak.14: 9 Tuhan akan menjadi raja di atas seluruh bumi. Ayat 10 -11 di negeri yang terdapat aliran itulah terdapat keselamatan. Hal ini menunjukkan Taman Eden atau Taman Kehidupan. Nanti di Firdaus akan menjadi tempat bagi keselamatan atau kehidupan. Zakaria 14:10 ini merupakan gambaran kota yang akan dialiri oleh air kehidupan itu. Akan ada kota-kota yang tidak dapat diselamatkan. Orang yang meminum air kehidupan adalah orang yang akan membawa dirinya berada dalam kehidupan.

Diterbitkan oleh Elizabeth STMG

3 NO: No Reserve, No Retreat, No Regret,

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai