Langkah – langkah menggali teks-teks Kitab Suci. Bagaimana sebaiknya kita menggali kitab suci? untuk menggali teks-teks tersebuta ada Empat lapisan makna Alkitab yaitu: Sarkic: teks dan historis. Teks terbagi atas: Teks asli, baik Bahasa Ibrani maupun Yunani.Syntactic form, atau struktur teks yang artinya mencari mana subjek dan predikatnya agar dapat mengetahui mana main idea danLanjutkan membaca “Sarkic, Noetic dan Psychic”
Arsip Penulis:Elizabeth STMG
Transfigurasi Kristus
Elizabeth Situmorang Dogmatika 2 Hendi Wijaya 09 Agustus 2021 Transfigurasi artinya perubahan wujud atau pemuliaan, suatu peristiwa terang yang tidak tercipta tetapi termanifestasi oleh tubuh manusia sehingga tubuhnya mengalami pemuliaan. Jika Yesus mengalami transfigurasi berarti ada suatu sinar atau terang dari tubuhnya supaya tubuhnya yang mencapai Theosis. Manusia di dalam Kristus akan mengalami transfigurasiLanjutkan membaca “Transfigurasi Kristus”
Rasul Andreas
Andreas adalah salah satu murid Yesus Kristus, Rasul Andreas adalah Rasul pertama yang mengikuti Kristus dan dia kemudian membawa saudaranya sendiri, Rasul Petrus kepada Kristus (Yoh. 1:35-42). Rasul Andreas berasal dari Betsaida dan sejak masa mudanya dia telah bertobat dengan segenap jiwanya kepada Tuhan. Dia tidak menikah dan bekerja bersama saudara laki-lakinya sebagai nelayan. KetikaLanjutkan membaca “Rasul Andreas”
Saints & Love
(Orang – Orang Suci dan Kasih) Di dalam gereja kita mengenal orang – orang yang terus dimurnikan oleh Roh Kudus. Jika kita bisa mengasihi, ini merupakan suatu bukti bahwa Roh Kudus itu bekerja. Mengapa kita harus mengingat Saints (Orang – orang suci)? Karena kita bukan hanya mengingat orang – orangnya tetapi juga karya Roh KudusLanjutkan membaca “Saints & Love”
Kasih menurut St. Maximus The Confessor
Menurut Maximus dalam 400 kutipan tentang kasih yang mengatakan, “Jika kamu ingin dihangatkan dengan api, kamu tidak cukup mempelajari tentang api itu apa, tetapi kamu harus pergi dan mendekati api itu.” Tidak hanya dibutuhkan ide untuk mendekati api kita juga harus memiliki tindakan atau aksi kepada api. Sama seperti kasih, ketika kita mempelajari tentang ideLanjutkan membaca “Kasih menurut St. Maximus The Confessor”
Harum Kristus
Eksegesis Kidung Agung 1 :13 Versi LAI : Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip diantara buah dadaku. Terjemahan dari Origen : bukan my beloved tetapi my nephew (keponakan laki – laki) Jika kita ingat cerita Maria dari Betani yang mengurapi Tuhan Yesus mempersiapkan penguburanNya. Kemudian juga diceritakan sebungkus minyak mur untuk mengurapi Tuhan Yesus yangLanjutkan membaca “Harum Kristus”
Natur Yesus
Orthodoxy (Ajaran lurus) Kepercayaan dasar (Core-believe) kita adalah The Holy Trinity (Allah Tritunggal). Allah Tritunggal tiga Pribadi Ilahi “there divine Persons” (hypostases) yang ada dalam satu esensi (homousios). Hypostases & homoousios ini yang mulai pada abad ke-5,6 itu banyak perdebatan tentang masalah Tritunggal ini, tentang natur Yesus sebagai Anak Allah sebagai hypostases tapi Dia jugaLanjutkan membaca “Natur Yesus”
Love
(Kasih) Apa yang dikerjakan oleh bapa padang gurun mulai dari repose, membangun cel didalam ketaatan, mencapai silence sehingga dapat berdoa tanpa henti, bermazmur, sehingga dapat mencari kehendak Allah dalam kehidupan mereka. Itu semua dikerjakan untuk mencapai dispassion dan love. Sehingga mereka semakin sempurna dan dewasa didalam Kristus. Apa itu kasih ? Bagaimana mendatangkan kasih sepertiLanjutkan membaca “Love”
Aroma Kristus
Eksegesis Kidung Agung 1:12 Alkitab penuh dengan Alegoris dan Metafora sehingga ketika kita membacanya kita harus mengingat kembali bagaimana caranya bisa menangkap doktrinnya. Doktrin merupakan ajaran yang akhirnya menuntun kita kepada keselamatan yaitu Kristus. Inti dari doktrin adalah Kristus itu sendiri yaitu firman-Nya, ajaran-Nya dan karya-Nya yaitu gereja. Ketika kita membaca Alkitab dan menangkap ajaranLanjutkan membaca “Aroma Kristus”
Continous Prayer
(Doa Tanpa Henti) Doa tanpa henti merupakan salah satu aktivitas kerohanian yang fundamental dalam kehidupan bapa – bapa padang gurun. Jika kita mengingat pengertian dari The Object of Exercise adalah masuk kedalam sel doa, membangun sel doa yang baik, mencapai Silence dan pada akhirnya mengalami Hesychia kemudian Repose. Dengan demikian kita dapat melatih diri kita untukLanjutkan membaca “Continous Prayer”