The Image & Likeness of God

Gambar dan Rupa Kristus

Tujuan Nyssa menulis Catechetical discourse wacana katekese supaya mereka dapat beriman kepada Kristus. Meskipun iman itu sebuah misteri, tetapi sesungguhnya dapat dipelajari sehingga menjadi percaya kepada Kristus. Iman harus sejalan dengan pengajaran. Walaupun iman itu sebuah misteri, hal ini sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memberikan pengajaran. Buku ini ditulis untuk golongan Yahudi yang mempelajari satu Allah serta golongan Yunani yang mempelajari banyak Allah. Tetapi banyak heresi atau bidat yang menyeleweng dari pengajaran. Nyssa mengatakan bahwa untuk menyembuhkan jiwa berarti obatnya juga harus sesuai dengan penyakitnya. “Kamu tidak dapat menyembuhkan inkarnasi Allah dengan argumen yang sama.

Sama dengan orang heresi yang percaya kepada banyak macam mitos. Tulisan atau firman ini ditulis untuk banyak orang yang dapat diselamatkan tetapi sesuai pengajaran iman yang sejati. Dia mulai pengajarannya dengan menjelaskan Satu Allah dalam tiga pribadi atau Trinitas. Bagaimana mengajari orang Yunani yang banyak menjalani politik, serta orang-orang Yunani yang mengajarkan berbagai hal tentang ilmu. Nyssa mengajak mereka untuk menyampaikan sebenarnya Allah itu hanya satu tidak banyak. Dia mengatakan jika kita mengatakan bahwa Allah yang satu itu tidak pernah ada, bagaimana dengan dunia yang telah ada ini? Jika dia meragukan eksistensi dari Allah, bagaimana dengan Allah banyak itu? Allah yang banyak itu seharusnya Allah yang sempurna dan berkuasa, kekal dan pastilah memberikan kontribusi yang baik bagi manusia.

Nyssa tidak menolak bahwa Allah yang banyak itu salah tetapi juga ada benarnya. Mengapa Nyssa percaya pada satu Allah? Karena yang namanya Allah itu pasti sempurna dan tidak ada yang mengalahkan kesempurnaan-Nya karena hanya satu jika dua maka ada Allah yang memiliki kesempurnaan lebih dari Dia. Jika dia adil, bijaksana dan kekal berarti tidak ada yang menandingi-Nya. Allah yang banyak itu haruslah yang paling sempurna. Jika ada yang paling sempurna lagi berarti ada yang diatas Allah itu lagi. Ada hipostasis yang namanya firman Allah. Jika Allah yang sempurna itu tentulah bukan Allah yang bisu (tidak bisa bicara) Dia pasti memiliki kata-kata (Firman) atau disebut Logos.

Jika Dia memiliki firman, maka dia memiliki visi kehidupan. Hidup, kuasa dan hikmat itu menunjukkan kekuasaan-Nya. Maka jika Allah itu ilahi maka kodrat-Nya kekal sehingga tidak ada tandingannya. Lain halnya dengan manusia yang sementara atau tidak kekal. Jika Allah memiliki firman maka Ia berkuasa memberikan apa yang tidak ada menjadi ada atau yang fana menjadi tidak fana.Firman-Nya yang memiliki kehidupan kuasa dan hikmat adalah firman yang memiliki keputusan untuk mencipta dan tidak mencipta, sama seperti manusia yang berhak untuk berkata-kata maupun tidak. Apa yang diciptakan? Apa yang firman ciptakan adalah berkuasa dan baik. Karena Dia adalah hidup, berkuasa dan berhikmat maka Dia berkuasa untuk hidup, berkuasa dan berhikmat.

Kata- kata-Nya menunjukkan bahwa Dia sehakekat dengan Allah yang satu bukan terpisah dari Allah yang satu itu. Jika Dia adalah firman yang hidup maka Ia adalah firman yang bisa memutuskan segala sesuatu sebab Dia hidup, Dia bisa mengerjakan karya-Nya karena Dia berkuasa, segala ciptaannya pasti baik karena Ia berhikmat. Bagaimana dengan roh-Nya. Allah yang satu pasti dapat berkata-kata, Allah yang satu itu juga bernafas yang menunjukkan Dia hidup, Roh-Nya itulah nafas-Nya. Roh Allah atau disebut Roh Kudus yang ada di dalam diri Allah sama seperti firman Allah. Karena Dia sempurna maka firman dan roh-Nya juga sempurna yang bisa disebut Bapa. Manusia hanya bisa melihat segala kuasa Allah melalui ciptaan-Nya.

The Spirit an Argumenty Accent

Kodrat kita sebagai manusia memiliki kata- kata dan roh. Ada istilah yang mengatakan yaitu hipostasis. Firman dan roh Allah merupakan inspirasi dari Allah melalui kitab suci. Dalam kitab suci dikatakan bahwa harus ada kata Tuhan. Kitab kejadian itu sendiri mengatakan Firman itu mencipta langit dan bumi lalu roh Allah melayang-layang. Kata-kata atau firman Allah bukan sekedar kata-kata yang mati tetapi dia menghasilkan sebuah ciptaan begitu juga dengan roh. Jika kita menggunakan Antrophormophis jika kata-kata Allah seperti kata-kata manusia demikian juga roh-Nya. Allah tritunggal yang memiliki kuasa, hikmat dan kuasa itu jika Allah berkata- kata maka terjadi sesuatu. Contoh firman Allah berkata-kata maka Allah itu mengasihi Anak dengan nafas-Nya atau Roh-Nya. Nyssa menuliskan bahwa Allah itu bernarasi atau Allah itu berkarya lewat karya-Nya. Dan diikuti oleh Roh Kudus-Nya. Conytohnya pada penciptaan “Pada mulanya Allah, menciptakan langit semesta (Kej. 1:1)”

The Image of God

Nyssa mengatakan bahwa, Tuhan menciptakan alam semesta ini ada alasannya yaitu supaya manusia mengambil bagian dalam keilahian atau untuk manusia. Semua yang diciptakan oleh Allahdiciptakan hanya untuk manusia. Nyssa juga mengatakan sama seperti mata yang diciptakan untuk melihat, maka tujuan dari ciptaan manusia itu adalah supaya dapat mencapai keilahian. Contoh matahari, kita tidak dapat melihat matahari dengan mata telanjang karena itu susah untuk dilakukan. Tetapi kodrat manusia itu seperti mata yang ingin melihat terang, karena di situlah matahari sebagai sumber terang-Nya. Dia katakan juga, ketika manusia itu diciptakan maka manusia itu dibuat menjadi se-gambar dengan pencipta-Nya. Jadi gambar Allah artinya manusia itu menjadi se-gambar dengan Allah. Setelah manusia diciptakan menjadi se-gambar dengan Allah maka manusia itu diberi satu tanggung jawab untuk menjadi serupa. Itulah sebabnya Adam diberi gambar Allah supaya dalam gambar itu mencapai keserupaan seperti Kristus.

Lovsky mengatakan, gambar dan rupa Allah merupakan dua hal yang berbeda. Gambar adalah sesuatu yang  terlihat dan berada di dalam diri manusia sedangkan Likeness atau rupa merupakan tujuan dari Image manusia. Dimanakah letak rupa Allah itu? Irenius mengatakan bahwa gambar Allah ada di dalam tubuh dan jiwa manusia sehingga harus menyatu sampai mencapai kesetaraan dengan Allah. Gambar Allah dalam jiwa itu terletak di mana? Jika gambar itu ada di dalam Nous (inti roh) manusia maka manusia bisa berdoa atau beribadah kepada Allah. Berbeda dengan hewan yang tidak memiliki gambar dan rupa Allah. Karena kita tahu bahwa Kristus merupakan gambar dan cipta manusia, maka manusia akan menjadi se-gambar dan serupa dengan Kristus. Contoh: Seorang pemahat patung Jenderal Sudirman yang belum mengenal wajah Jenderal Sudirman harus mengetahui gambar wajah Jenderal Sudirman melalui gambar atau foto untuk mengetahui bagaimana pola yang akan dibentuk sehingga menyerupai rupa Jenderal Sudirman.

Ketika Kristus berinkarnasi dan menjadi Adam kedua  Dia tidak pernah mati, berbeda dengan Adam yang pertama gagal menjalani ketaatannya kepada Allah. Artinya, Dia tidak pernah menyelesaikan tugas untuk menjadi serupa dengan Allah. Apa tugas Adam setelah menjadi gambar? Dia harus mendaki menuju keserupaan, tetapi ada tipuan dari iblis. Godaan iblis menjadikan Manusia tidak dalam kondisi yang baik untuk mencapai tugasnya. Nyssa mengatakan bahwa manusia yang diciptakan memang menurut gambar dan rupa Allah, tetapi ia diberikan kehendak bebas untuk memilih sebab manusia merupakan gambar Allah. Gelap merupakan ketiadaan terang, Adam sebelum jatuh dalam dosa dia tahu yang baik dengan kerelaanya dia melakukan semua perintah Allah. Kemudian datanglah iblis menipu Adam dengan kehendak bebas Adam untuk memilih ular daripada Allah. Ketika Adam memilih ular maka di situlah dia jatuh ke dalam dosa.

Sehingga banyak orang bertanya mengapa manusia diciptakan jika akhirnya melakukan dosa? Allah menciptakan manusia dengan segala kebaikan. Kejahatan bukan sebuah dosa melainkan ketiadaan terang atau kebaikan. Oleh sebab itu apakah Tuhan yang menciptakan dosa? Tentu saja tidak, manusia-lah yang dengan segala ciptaan-Nya yang memilih (Free will) melakukan dosa. Ini hanya ketiadaan yang baik bukan eksistensi atau kehadiran. Karena manusia itu punya kehendak bebas termasuk memilih di luar Allah karena termasuk ia gambar Allah. Kejahatan bukan dari Allah melainkan dari diri sendiri. Akibat dari dosa adalah kematian yang mengakibatkan manusia menjadi musuh terbesar Allah. Nyssa mengatakan, kematian bukanlah musuh terbesar melainkan sebuah terapi untuk diri kita memulihkan kodrat kita melalui Kristus yang memulihkan kodrat kita yang tidak mati melalui kematian-Nya. Jadi kematian dipakai oleh Allah untuk memulihkan kodrat yang baru. Sama seperti biji yang harus mati di tanah sehingga bisa tumbuh dan berbuah.

Lovsky mengatakan manusia diciptakan oleh gambar dan rupa Allah ditambah dengan hipostasis atau personalnya yang tidak lebih dari satu atau banyak. Setiap hipostasis itu bertanggung jawab terhadap kodrat yang dimiliki. Bagaimana caranya kodrat gambar menjadi rupa Allah? Kristus datang untuk memulihkan kodrat itu bukan hipostasisnya. Person atau pribadi meimiliki freedom (kebebasan). Didalam kodrat ada namanya

  • Kodrat Natural (Natural Will) seperti: lapar, marah, sedih, haus dll. Kodrat natural ini lebih memilih iblis seperti makan secukupnya atau makan berlebihan. Kemudian ada juga 
  • Kodrat yang dipilih (Choosing Will), sebelum adam jatuh kedalam dosa natural will dan Choosing will baik- baik saja, namun ketika hendak mentaati perintah Allah maka ia memilih chosen will untuk tidak mentaati perintah Allah maka kodratnya rusak, sehingga tidak mencapai kodrat keilahian Allah atau gambar dan rupa Allah.

Itulah sebabnya Kristus datang untuk memulihkan kodrat itu supaya dapat digunakan lagi. Jadi semua mansuia yang telah rusak kodratnya harus berada di dalam kodrat Kristus. Sementara kelahiran baru harus dilahirkan yaitu Hipostasisnya atau pribadinya yang harus dilahirkan baru untuk memakai kodrat Adam Kedua melalui keselamatan untuk menjadi serupa dengan Allah. Maka ketika kita menyadari ada anugerah yang menyelamatkan kodrat kita maka ada Roh Kudus yang senantiasa menjadi penolong. St. Theophan mengatakan, Ketika kita lahir baru kodrat kita di ubahkan sehingga kodrat kita menjadi gambar Kristus.

Dan untuk mencapai rupa-Nya  maka itu harus dikerjakan dan diperbaharui oleh Roh Kudus. Sehingga, ketika kita dilahirkan kembali oleh Roh Kudus maka kita dikembalikan dari yang kudus menuju kekudusan menurut iman kita kepada Allah. Maximus mengatakan, Jika kamu memilih tuan harus memilih satu tuan sehingga kamu bisa setia kepadanya bukan dua tuan. Adam ditipu oleh iblis dia memilih ular. Adam kedua memilih mati untuk taat kepada Allah supaya dengan kematian-Nya dia bisa bangkit untuk hidup. Kodrat yang kita miliki adalah memilih Adam kedua untuk bangkit di dalam kodrat itu yang dapat memberi kemenangan.

Inilah yang disebut dengan pemulihan kehidupan. Nanti kodrat kita sebagai Kristus akan hidup abadi bersama dengan Allah. Di dalam tubuh manusia terdiri dengan tubuh, jiwa dan roh. Sebenarnya manusia itu terdiri dari dua yaitu jasmani dan batiniah namun batiniah memiliki jiwa yang dihidupi oleh roh. Jiwa manusia diciptakan oleh Allah yang merupakan gambar-Nya. Jiwa atau Nous memiliki kuasa yaitu firman Allah atau Logos  itulah yang memiliki Intelect atau rasio, kehendak dan emosi. Di dalam jiwa kita memiliki roh yang menghidupi jiwa. Ketiga hal itu telah diberikan oleh Allah kepada manusia di dalam kodrat manusia. Jika tubuh bukan berasal dari Allah maka tidak dapat dibangkitkan.

Pertobatan adalah mengerjakan keselamatan yang tujuannya menuju garis akhir atau Theosis. Di dalam kodrat ada namanya roh dan tubuh yang bisa taat kepada Allah. Manusia yang telah memakai kodrat Kristus disebut gereja. Artinya gereja adalah tubuh Kristus mengapa disebut demikian? Suatu gambaran bahwa kita memakai kodrat Kristus karena kita memakai karya Kristus di bumi ini. Kehadiran kita menjadi kehadiran Kristus di dunia karena kita memakai kodrat Dia, kapan itu mulai ada sejak Pentakosta atau saat turunnya Roh Kudus yang dimulai dari para rasul yang menjadi kumpulan sebuah gereja. Sebelum Kristus dimuliakan Roh Kudus belum diberikan. Sehingga ketika Roh Kudus diberikan kepada kita maka kita telah menjadi anak-anak Allah dan bukan anak-anak Tuhan.

Menerima Roh Kudus berarti kita menjadi seperti Allah atau transfigurasi, sanctification dari Roh Kudus. Sehingga di luar gereja tidak ada keselamatan sebab, keselamatan adalah gereja itu atau pewahyuan bagi setiap orang yang percaya yang berada di dalam tubuh Kristus yang menjadi misteri yang menyatu dengan Kristus. Sehingga Ketika Kristus naik ke atas surga maka Dia berwujud manusia yang naik ke atas surga demikian juga dengan kita yang akan naik ke atas surga.

Komentar Bapa-bapa Gereja

St. Thalasisos The Libyan

First century

88. An evil suspicion darkens the mind (cf. Ecclus. 3 : 24) and diverts attention from the path to what lies beside it.

Pikiran yang tidak dapat dikuasai atau dikendalikan menjadi racun bagi jiwa untuk berbuat jahat atau membuahi godaan jahat. Kecurigaan dapat menjadi penghambat untuk melakukan kebajikan karena di dalamnya tidak lagi berfokus pada kebenaran melainkan menyerong dari jalan yang seharusnya dilewati. Seperti seseorang yang hendak berpergian ke tempat kerja namun ia teralihkan oleh tempat hiburan malam yang menyenangkan maka pikiran yang tidak fokus atau berpusat pada kebajikan apabila tidak dijaga akan menjadi penghambat untuk menjalani kebenaran.

89. To each virtue there is an opposing vice ; hence the wicked take vices for virtues.

Diilustrasikan seperti seorang yang mencuri harta dari rumah-rumah orang  kaya lalu memberikannya kepada orang miskin sehingga ia dijuluki sebagai seorang pahlawan. Hal ini merupakan tindakan yang bajik namun melihat sumber yang dia berikan dari hasil kejahatan maka hal ini harus dipertanggunjawabkan baik kepda manusia maupun kepada Tuhan. Orang menjadi jahat bukan berasal dari pikirannya tetapi dari praktik yang salah ketika ia ingin menjadi orang baik.

90. If the intellect dallies with pleasure or dejection, it rapidly succumbs to the passion of listlessness.

Intelek harus dilatih setiap saat agar tidak terlalu jauh untuk memikirkan kesedihan atau kesenangan. Kesenangan dan kesedihan yang berlebihan dapat membuat intelek kita tidak tertuju kepada Allah sehingga kehidupan rohani kita akan menjadi kering dan tidak bergairah. Oleh karena itu dengan bermazmur dalam pikiran atau berjaga- jaga melalui doa membuat intelek kita menjadi aktif sehingga kerohanian kita menjadi segar.

91. A pure conscience rouses the soul, but an impure thought debases it.

Hati yang murni di ibaratkan seperti segelas air putih yang hambar namun dapat menyegarkan dahaga ketika kita merasa haus dan ingin sekali minum air. Kemurnian hati kita dapat teruji dengan tindakan kasih yang dapat kita nyatakan dalam perbuatan kita sehari hari. Orang dapat berpikir, berbicara dan bertindak karena hatinya yang menginginkannya bukan karena paksaan. Ketulusan juga merupakan buah dari hati yang murni. Tetapi semua kebajikan diolah oleh pikiran yang menjadi awal untuk merencanakan dan melakukan kebajikan.

92. When the passions are active they cast out self-esteem ; when they are expelled, they reintroduce it.

Godaan yang dihadapi oleh adam dan hawa datang bukan hanya sekali tetapi berkali-kali artinya godaan atau nafsu akan muncul setiap saat sampai manusia dapat mematuhinya dan jatuh ke dalam dosa. Ini merupakan cara kerja iblis yang tidak mau manusia menjadi taat kepada Allah. Iblis hanya menggoda manusia apakah godaan itu berhasil atau tidak bergantung kembali kepada kehendak bebas yang dimiliki manusia apakah ingin menaatinya atau melawan perintah Allah.

93. If you want to be free of all the passions, practise selfcontrol, love and prayer.

Latihan rohani diperlukan ketika kita ingin memusuhi godaan yang mematikan. Mengikis godaan nafsu dengan pengendalian diri, kasih dan doa merupakan hal yang sulit namun bukan berarti tidak dapat dilakukan. Belajar untuk mengendalikan emosi, dengan melihat kasih Allah dalam segala pergumulan serta memanjatkannya dengan doa dapat menjadi obat bagi jiwa kita yang ingin dipulihkan dari godaan yang menginginkan hal instan dari sijahat.

94· An intellect that gives itself over to God in prayer frees the soul’s passible aspect from the passions.

Intelek atau jiwa dapat menjadi pasif jika tidak ada pertarungan sengit antara hukum kasih dan hukum daging yang bergulat di dalam hati. Oleh sebab itu menyerahkannya untuk dikuasai oleh kehendak Allah menjadi doa setia umat manusia agar pikiran dapat terjaga dan menjadi aktif untuk menaati perintah Allah saat mengasihi-Nya dan sesama. Roh memang penurut tetapi daging lemah. Kondisi inilah yang menggambarkan keadaan Konflik batin yang sedang terjadi ketika kita ingin melakukan kehendak Allah. Mengapa terjadi demikian? Intelek atau Nous kita sebenarnya sedang bertarung dengan godaan nafsu yang membuat kita nyaman untuk melakukan dosa di saat yang bersamaan jiwa juga menginginkan untuk menuruti kehendak Allah atau hukum kasih. Karena melakukan kehendak Allah adalah tindakan yang sulit untuk dilakukan apalagi ketika kita belajar untuk bertobat dari kehidupan manusia lama menuju manusia baru yang semakin hari harus menyempurnakan diri serupa dengan Allah. Manusia membutuhkan belas kasihan Allah untuk menaati kehendak-Nya dengan bantuan Roh Kudus yang menjadi penuntun bagi kehidupan orang percaya dalam menjalani ketaatannya kepada Allah.

The Elevation of Holy Cross

Perayaan besar 14 September pemuliaan salib Kristus apa yang dibaca oleh gereja mengenai kitab suci? Seperti apa pemuliaan salib Kristus? Ada dua peristiwa berhubungan dengan salib Kristus yang di peringati oleh gereja yang pertama ditemukan di Golgota dan yang kedua di Persia menuju ke Yerusalem. Para Kaisar Romawi berusaha melupakan penderitaan Kristus sebagai upaya untuk memusnahkan orang Kristen. Kaisar Hagria menimbun 3 Salib dan mereka membangun sebuah aliran pagan atau aliran yang memuja berhala. Dibawah pemerintahan Konstinus Agung pada tahun 312 M. Kemudian  dia mengalahkan Kaisar Iuisinius dari Roma sehingga agama Kristen diizinkan untuk beribadah. Kemudian mereka mencari salib yang dahulu di timbun didalam tanah tempat Tuhan Yesus disalib. Ketika salib itu ditemukan, ada tiga tiang kayu salib yang tertimbunnya. Kemudian di letakannlah seorang yang telah mati diantara salib itu maka orang yang mati itu hidup itulah sebabnya salib itu merupakan salib Kristus yang diberikan nama Salib Pemberi Kehidupan.

Keluaran 15:22-27 kayu salib yang pahit menjadi manis itu merupakan salib Kristus. Kayu melambangkan Salib Kristus, sedangkan air yang pahit merupakan lambang keberdosaan manusia. Salib dengan ketaatan adalah semakin kita taat semakin membuat kita disembuhkan dan dijauhkan dari penyakit. Ketaatan Kristus mengalahkan penyakit artinya sebuah ketaatan dapat menjadi obat dari berbagai penyakit sehingga dapat disembuhkan. Kita tidak hanya diselamatkan secara tubuh tetapi juga jiwa dan roh. Kemalangan bisa menimpa orang benar dan orang berdosa. 2 Korintus 4:16-18 mengatakan penderitaan yang kita alami saat ini akan mendatangkan sebuah kemuliaan yang kekal, yang akan kita terima dari ketaatan kita kepada Kristus.

Amsal 3:11-18 berbicara tentang keselamatan yang datang dari ketaatan dan memikul salib. Orang yang disebut berhikmat adalah orang yang akan memegang pohon kehidupan atau ketaatan akan perintah Allah sampai mati.

1 Korintus 15:18-21 ketaatan kita kepada perintah Allah sama dengan penyaliban Kristus. Jika kita mendengar didikan Tuhan maka kita akan memperoleh kehidupan. Yesaya 60:11-12 berbicara tentang keselamatan, ketaatan serta ketidaktaatan manusia terhadap Allah.

Yesaya 61:1-2 Tuhan yang akan memberikan kesembuhan dan juga penghiburan. Lukas 4:16 mengatakan bahwwa Tuhan membacakan nats Yesaya itu untuk menceritakan Dialah yang ada dalam nats itu. Roh Tuhan ada pada Ku artinya ini merupakan kesaksian kepada orang-orang. Roh adalah Saksi bagi Anak apabila Anak ada maka Roh itu juga ada bersama-sama dengan Dia setiap saat termasuk ketika Dia bersaksi.

Kemudian kita juga sering mendengar kata Yesus sebagai batu penjuru. Apa artinya? Kata batu mempunyai 3 pengertian, yang pPertama sebagai seluruh ciptaan Allah. Kedua, batu merupakan dasar perjanjian lama dan Ketiga fondasi dari perjanjian baru. Batu Penjuru merupakan batu yang menyatukan atau mempertobatkan orang yang menyembah batu berhala. Kini batu berhala yng disembah oleh nenek moyang terdahulu berubah menjadi menyembah kepada Kristus yang adalah batu penjuru. Yesaya 11:2 Roh Tuhan ada pada-Nya ini berbicara tentang Roh kudus yang tidak terpisah dari Bapa dan Anak.

Pentakosta

Pentakosta artinya Roh Kudus diutus oleh Bapa dalam Anak untuk mendiami orang percaya. Tentang tujuh puluh tua – tua yang memimpin bangsa israel. Jika kita berbicara tentang Roh kudus maka tidak bisa lepas dari peranan Bapa dan Anak. Satu keilahian yang kita sembah lalu kita mengatakan Allah yang kudus atau yang mulia. Roh Kudus memperbaharui diri manusia. Bagi orang yang tidak percaya itu racun dan bagi yang percaya merupakan sebuah pemulihan. Dalam kasus Menara Babel bangsa itu atau mereka tidak mengerti apa yang mereka katakan karena Allah mengacaukan Bahasa manusia, sehingga bahasa mereka kacau balau. Ketika terjadinya Pentakosta melalui bahasa roh, Tuhan menyatukan orang percaya kepada Tuhan. Roh Kudus menguasai tujuh puluh tua-tua sehingga mereka bisa bernubuat.

The Economy of The Holy Spirit

Inti dari pembaptisan adalah beribadah kepada Tuhan. Imanuel artinya Allah berinkarnasi  menjadi manusia. Hipostasis adalah kepribadian Allah yang adalah sumber serta yang keluar dari sumber itu. Sang roh memiliki firman, begitu juga dengan Bapa dan Anak. Sang anak yang diperanakkan dari Roh kudus yang dinamakan Yesus. Pada saat yang sama sang Bapa berfirman, maka ada nafas yang juga dikeluarkan. Sang Anak selalu dikatakan dikandung dari dalam. Artinya jika Bapa berfirman maka anak diperanakkan dan keluarlah roh. Jadi disini Roh Kudus juga berperan. Anak dan roh dikeluarkan dari bapa. Sama seperti Bapa yang memiliki Roh kudus sebagai Roh-Nya. Sumber utama Roh berasal dari Allah Bapa tetapi Anak juga memiliki Roh tetapi bukan sumber utama dari roh.

Yesus yang kekal diperanakkan dari SangBapa dalam Sang Roh. Roh Kudus dikeluarkan dari Bapa yang adalah Sang Roh. Sang Anak yang diperanakan Sang Bapa dalam roh. Sang Roh diperanakan dari Sang Bapa yang ada didalam Anak. St. Cyril of Alexandria mengatakan walapun Kristus telah menjadi manusia, Dia tidak kehilangan kekuatan atau kuasanya. Roh kudus itu menguduskan menyempurnakan atau melengkapi apa yang dikerjakan oleh Sang Anak. St. Nyssa mengajarkan bahwa Roh Kudus merupakan urapan Rajani. Siapa yang mengurapi Sang Anak? yaitu Roh Kudus itu sendiri. Sama seperti Bapa yang adalah Rajani yang memiliki hipostasisnya sendiri demikian juga anak.

Sang Anak dan Sang Roh saling menyampaikan Sang Roh menerima Sang Anak melalui sang Bapa. Fungsi Roh Kudus yaitu mengajarkan, mengilhamiserta mengingatkan kepada manusia semua yang telah diajarkan oleh Kristus yang memiliki 2 kodrat dalam 1 hipostasis (Yoh.14:26). Kristus di dalam kita artinya, Anak (Kristus) menyatakan kehadiran Bapa didalam dirinya kepada kita. Roh kudus diutus dalam perayaan Pentakosta dari Sang Bapa melalui Sang Anak. Sedangkan Sang Anak yang diperanakan Sang Bapa melalui Sang Roh Kudus. Roh Kristus berasal dari sang Bapa demikian juga Roh Kudus yang juga berasal dari Bapa. Roh Allah itu menunjuk kepada Sang Bapa, Anak dan Roh Kudus.

Anak sebagai sang firman dari Sang Bapa dan Roh. Sang Bapa mengurapi Sang Anak melalui Sang Roh Kudus dan diutus dalam pendagingan untuk keselamatan. Roh Kudus merupakann gabungan dari Roh Allah dan Roh Kristus. Secara ekonomi Roh Kudus diutus dari Sang bapa. Tetapi peristiwa Pentakosta adalah turunnya Roh Kudus yang berasal dari Roh Allah melalui Sang Anak. Bapa merupakan sumber satu-satunya atau sumber utama dari Sang Anak dan Sang Roh, sedangkan Sang Anak adalah sumber dari sumber utama yaitu Allah Bapa.

Hal ini diilustrasikan seperti ruang hampa yang tidak memiliki udara untuk berbicara, mungkin tubuh ada tetapi kata-kata dan roh yang keluar tidak dapat dilihat maupun didengar.

Efesus 3:9 mengatakan bahwa rahasia ilahi atau kehendak ilahi yang telah tersembunyi sekarang telah dinyatakan didalam Kristus. Firman Allah dan Roh Kudus merupakan 2 hipostasis dari Allah Tritunggal. Efesus 1:23 mengatakan hanya roh yang menghidupkan gereja. Roh kudus menjadi roh dari gereja atau tubuh. Dimana tubuh kita ada maka ada roh kita. Gereja adalah tubuh Kristus dan Roh Kudus. Sama seperti tubuh kita yang memiliki roh. Roh Kudus dapat menghidupkan dan menguduskan serta mengilahikan gereja atau tubuh. St. Irenius mengatakan dimana gereja ada disitulah ada roh kudus. Roh kudus sudah dibicarakan oleh para nabi. St. Basil mengatakan Kristus datang maka Roh kudus mengikuti. Kristus datang dalam bentuk Inkarnasi dan Roh Kudus datang mengikuti-Nya.

Iblis diusir dari Roh Allah dan diambil kuasanya melalui Roh Kudus. Kebangkitan, dan Inkarnasi merupakan karya Roh Kudus. Yohanes 7:39 Yesus belum dimuliakan maka Roh kudus belum bisa diberikan. Artinya Roh Kudus terus bekerja sampai Anak itu menyatakan diri. Lovsky mengatakaan karya Roh kudus terus ada. Lovsky juga mengatakan bahwa Roh kudus di dalam kekekalan selalu disebut dikeluarkan dari Bapa. Tetapi dalam misinya didunia Dia disebut Anak yang diutus Bapa dan berinkarnasi dari Roh Kudus. Umumnya Roh Kudus dikeluarkan hidup ilahi. Sang Anak juga disebut keluar dalam arti peranakkan sedangkan Roh kudus keluar sebagai pernafasan. Maka Roh Kudus itu keluar dari Bapa diutus dari Bapa melalui Sang Anak artinya karya keselamatan.

Roh kudus diutus atau diberikan bukan dalam pengertian Dia mengerjakan misi dari Sang Anak yang merupakan misi Sang Bapa yang adalah Kehendak Bapa. Anak datang ke dunia dan menyelsaikan pekerjaan-Nya melalui Roh Kudus (Yoh.15:26). Lukas 12:49 api yang menyala adalah Pentakosta yang adalah tujuan dari inkarnasi. Kristus kembali kepada Bapa supaya Roh Kudus dapat turun (Yoh.6:7) jika Kristus berinkarnasi tetapi tidak ada pentakosta maka itu adalah sia-sia. Peran Roh Kudus adalah mengajak manusia untuk masuk kedalam inkarnasi Kristus. Jadi, kita tidak bisa lahir dari Anak tanpa Roh Kudus. Roh Kudus bekerja sebelum dan sesudah kita menjadi manusia baru.

Kita tidak bisa lahir dari Anak tanpa tuntunan Roh Kudus. Sang Anak dan Roh Kudus saling memperhatikan satu sama lain. Anak adalah gambaran dari Bapa sedangkan Roh gambaran dari Sang Anak. Roh Kudus bukan gambar dari siapa-siapa. Kita tahu Roh Kudus melalui karya-Nya. Roh Kudus itu tersembunyi, misteri itu merupakan hakekatnya sedangkan Roh Kudus menguduskan, memenuhi merupakan energi-Nya. Tetap ada misteri ekonomi didalam Roh kudus itu seperti berwujud burung merpati tetapi ini adalah tipologi yang berwujud seperti burung merpati. Roh kudus yang membawa orang masuk ke dalam Kristus. oleh Roh Kudus inilah semua dipersatukan oleh Kristus. St. Maximus mengatakan tidak adalagi ras dan Bahasa yang dapat membedakan orang untuk menjadi manusia baru.

St. Cyril of Alexandria

11. That the Word being co-brought to true union with the human nature, the things united

have remained unconfused.

Tabernakel merupakan terdiri dari kayu yang dilapisi oleh emas. Emas menyimbolkan kodrat ilahi dan kayu merupakan kodrat manusia. Sedangkan kayu yang berbalut emas merupakan kodrat Kristus. Roh Kudus yang mengilahikan daging Kristus. Manusia pertama yang mengalami pengilahian adalah Kristus sendiri. tubuh Kristus yang sudah diperbaharui sama seperti daging manusia pada umumnya tetapi ia tidak merasakan kesakitan ini menurut bapa gereja yang bernama Hilarius dari barat. Pendagingan merupakan Theosis terhadap daging, oleh karena itu Kristus tidak dikuasai oleh rasa sakit dan takut. Ketika sang firman mengambil tubuh-Nya maka itulah pengilahian sebuah kodrat manusia menjadi kodrat ilahi.

Allah jadi manusia berarti Dia berpakaian manusia supaya manusia dapat berpakaian ke-Allahan. Kenosis artinya mengambil natur manusia menjadi natur ilahi. Sehingga natur-Nya tidak kacau balau atau tidak bercampur baur atau biasa disebut 2 kodrat 1 Kristus. Kristus tidak memiliki Gnomic will yang mengakibatkan jiwa dan tubuhnya salin berlawanan untuk menghendaki kodrat manusia-Nya. Apakah iblis akan diselamatkan? Anugerah yang ditangkap seperti api yang menghanguskan, jika iblis memperoleh api penyucian itu maka ia akan hangus seperti sebuah kertas yang terbakar. Lain halnya jika pada manusia dibakar maka  ia akan semakin dimurnikan. Kontemplasi merupakan perenungan dan doa yang kita lakukan untuk memahami maksud tujuan Allah. Mengapa bisa manusia menjadi daging tanpa campur benih laki-laki? Diperlukan kontemplasi untuk memperoleh jawaban tersebut. Karena adanya misteri yang dapat dipelajari secara kerohanian melalui kontemplasi bukan hanya secara logika saja.

Komentar Bapa-bapa Gereja

St. Thalasisos The Libyan

First Century

95. God, who gave being to all that is, at the same time united all things together in His providence.

Anugerah Allah merupakan wujud dari energi dan keberadaaan-Nya sebagai pencipta saat bersama dengan ciptaa-Nya. Kehadiran Allah ditunjukkan melalui kasih dan anugerahnya bahkan dalam perintah dan hukuman-Nya. Jadi Allah Maha hadir baik saat penciptaan maupun kematian.

96. Being Master, He became a servant, and so revealed to the world the depths of His providence.

Kristus memiliki 2 kodrat ketika Dia menjadi manusia sejati dan saat bersamaan Dia juga Allah yang ilahi. Kehadiran Kristus didunia membuktikan kuasa bahwa Dia Raja dan Tuhan atas seluruh alam semesta serta ciptaan-Nya. Dia juga menataati perintah Allah dengan kodrat manusia yang dimiliki-Nya sehingga Ia menggenapi semua perintah Allah dengan setia.

97. God the Logos, in becoming incarnate while remaining un changed, was united through His flesh with the whole of creation.

Kristus yang merupakan Logos atau firman Allah yang diperanakkan oleh Allah dalam Roh Kudus sehingga Kristus dikandung di dalam Rahim Maria yang menjadi daging yang artinya menjadi manusia dan tinggal didunia untuk menyatakan firman-Nya kepada semua manusia. Ketika Kristus menjadi manusia maka Dia memiliki 2 Natur yaitu manusia dan ilahi atau biasa disebut 2 kodrat satu Kristus.

98. There is a new wonder in heaven and on earth : God is on earth and man is in heaven.

Kehadiran Kristus di dunia menyatakan bahwa Allah hadir di dalam kehidupan manusia sebagai Citptaan-Nya untuk membawa manusia pulih dari keadaan kodrat yang berdosa untuk dapat kembali bersama dengan hadirat Allah. Sebuah keajaiban terjadi ketika firman Allah menjadi manusia karena tidak hanya hidup didunia Dia bahkan menunjukkan keilahian serta kuasa yang Dia miliki sebagai Anak Allah. Kristus membuktikan keajaibannya dengan mujizat serta firman yang mendatangkan sukacita kepada manusia sebagai makhluk ciptaan Allah.

99· He united men and angels so as to bestow deification on all creation.

Pada akhirnya malaikat dan orang percaya yang kepada Tuhan dan setia melakukan firman-Nya akan diselamatkan sehingga mereka akan mengalami suatu peristiwa pemuliaan atau deification yang mengubah tubuh, jiwa dan rohnya mengalami transfigurasi atau mengalami pemuliaan bersama dengan Allah sehingga mereka akan mencapai Theosis atau pengudusan untuk menjadi segambar dan serupa dengan Allah.

100. The knowledge of the holy and coessential Trinity is the sanctification and deification of men and angels

Pengetahuan akan Allah Tritunggal beserta Esensi-Nya merupakan sebuah proses pengudusan yang mengubah kodrat manusia dan malaikat untuk menjadi segambar dan serupa dengan Allah. Seperti emas yang dimurnikan oleh api yang panas dalam jangka waktu yang lama maka akan terus dimurnikan sehingga menghasilkan emas murni yang Sejati.

101. Forgiveness of sins is betokened by freedom from the passions ; he who has not yet been granted freedom from the passions has not yet received forgiveness.

Mengikis keinginan daging atau nafsu merupakan kunci utama untuk memperoleh pengampunan dari Allah karena manusia tidak hanya menyesal akan dosanya tetapi juga berubah dari kesalahan atau ketidaktaatannya kepada Allah. Tetapi sebaliknya jika manusia tidak bertobat dan selalu memuaskan keinginan dagingnya maka pengampunan tidak ada padanya.

Liturgical Reading of Old Testament

Pembacaan kitab suci secara Patriaristic dan Liturgical

Kitab suci lahir dari gereja maka pengajarannya juga akan dilakukan di gereja. Kitab suci ada karena puncaknya kepada Tuhan Yesus Kristus. Kitab suci sudah dipakai dari abad pertama hingga pertengahan. Sehingga kitab suci itu digunakan dalam liturgi ibadah. Kisah para Rasul 2:42-47 mengisahkan para Rasul mereka ada di rumah kemudian mengajar pengajaran Rasul yang dibawakan secara lisan. Selalu ada kesatuan antara ibadah dan ajaran serta penyembahan di dalam sinagoge. Hal ini dilakukan oleh orang Kristen atau percaya. 1 Korintus 11:22-23 ini merupakan liturgi perjamuan kudus ada tujuh langkah yang terkandung di dalamnya. Kemudian masuk pada abad kedua liturgi ini di persempit menjadi empat. Di dalam sinagoge biasanya mereka membaca kitab Pl atau biasa disebut liturgi iman. Ada liturgi kitab suci dan liturgi ekaristi.

Pada mulanya sejalan dengan orang Yahudi yaitu liturgi dalam Kitab Suci dibagi menjadi 2 yaitu liturgi Kitab Suci dan Perjamuan Kudus. Yang akan kita lihat adalah liturgi kitab suci dalam Lukas 4:16-21. Liturgi orang Yahudi ini merupakan liturgi orang Kristen yaitu liturgi kitab suci atau pengajaran dan ekaristi atau memecah roti. Pada zaman rasul di dalam gereja atau dirumah-rumah jemaat ada persekutuan untuk makan-makan. Di sinilah terdapat liturgi seperti doa ucapan syukur, kemudian ada pendistribusian roti dan anggur, di dalam liturgi khususnya pada abad keempat yaitu liturgi firman dan liturgi ekaristi bagi mereka yang sudah dibaptis. Pada abad kesembilan yang ibadahnya di bagi jadi dua bentuk yaitu katedral dan monastic tetapi di dalam liturginya sendiri kitab perjanjian lama sudah ditinggalkan. Tetapi jika dalam liturgi ibadah seperti matins dan vesper masih dipakai liturgi kitab suci. Contohnya tentang tangga Yakub yang dialegorikan sebagai bunda maria. Apa yang dilakukan Tuhan Yesus sebenarnya mengkuti tradisi perjanjian lama.

Ada tulisan dari dalam ibadah hari minggu terdapat pembacaan kitab suci. 2 bagian yang diambil yaitu perjanjian lama dan perjanjian baru. Ketika perjanjian lama dipakai dalam liturgi peribadatan seperti Mazmur. Bagaimana perjanjian lama dipakai dalam peribadatan gereja mula – mula? Ada yang  mengatakan kitab suci itu sudah kaya dengan pengajaran bapa gereja mengapa harus diajarkan lagi melalui kitab suci? Seluruh perjanjian lama menubuatkan Theotokos atau bunda Maria dan Kristus. Jika kita menggunakan perjanjian lama untuk mengeksegese juga dapat disebut Liturgical Exegese.

Liturgical year dibagi jadi dua, yang pertama The Annual Cermon atau ibadah yang pasti contohnya tanggal 8 September &25 Desember perayaan kelahiran Theotokos dan Kristus, di situlah akan ada pembacaan liturgi dari perjanjian lama. Di dalam ibadah gereja ada duda tujuan utama yaitu ekaristi untuk memperingatkan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Itulah sebabnya perjanjian lama dibaca bukan hanya sekedar dibaca tetapi berfungsi untuk menguduskan kita. Kita lihat contoh dalam doa yang ada dalam tradisi seperti jam 6 sore atau disebut Vesper. Allah yang sudah berpikir atau merencanakan keselamatan kita sudah menyiapkan Tahta-Nya yang kudus yaitu Rahim dari Maria. Sekarang kitab atau firman itu datang kepada rahimnya. Maria dijuluki sebagai gerbang bait Allah artinya dia sebagai jalan keselamatan bagi jiwa manusia. Sekarang gerbang itu terbuka bagi setiap orang yang datang kepada Allah. Ketika terang itu datang maka kitab suci itu perlu dibaca untuk menceritakan bunda maria atau tangga Yakub itu.

Mulai abad kelima gereja sudah mengumandangkan pujian atau liturgi yang dipakai oleh Bapa Chrysostom. Ada persamaan dalam bacaan The great vesper dan domination. Yehezkiel 43:27; 44:1-4. Gerbang itu sudah terbuka maka Allah masuk tetapi gerbang itu juga harus tertutup karena Kristus belum datang. Amsal 9:1-11 ada perbandingan antara wanita yang bijak dan bodoh serta terdapat pertentangan antara keduanya di dalam amsal 9 yang mengatakan hikmat itu seperti ratu surga yang mengundang orang – orang bodoh dan berhikmat mengikuti perjamuan itu. Apa gunanya mendirikan rumah tanpa hikmat?

Ibadah matins dibuka dengan mazmur 3 sebuah ratapan dari Daud untuk kejatuhannya dalam dosa. Pentiuc  menjelaskan Yesus ditemani para muridnya lalu Dia meninggalkan ruang makan kemudian pergi ke taman Getsemani duduk dan bersedih seperti bacaan dari Mazmur 38:1-23 ini merupakan kesedihan yang membuat ketakutan serta membuat musuh bertambah dan merasa diabaikan. Mazmur 143:1-12 pada akhirnya Kristus atau Tuhanlah yang akan menang dari musuh-musuh. Bagaimana dengan kitab perjanjian lama yang lain? Hal itu dibacakan sesuai dengan perayaan ibadah lainnya. Apa hubungan pembacaan alkitab yang dibacakan dengan kelahiran Kristus? ayat5-9 menjelaskan bagaimana Allah mengeluarkan bangsa Israel dari bangsa Mesir. Allah yang mengeluarkan bangsa Mesir. Mereka yang memberkati bangsa Israel akan diberkati oleh Tuhan.

Kenosis & How Christ is One

Kenosis adalah inkarnasi sepenuhnya Allah menjadi manusia. Waktu Firman Allah jadi manusia sifat keilahian-Nya tidak berubah Ia tetap Allah. Ketika dia berubah menjadi manusia Dia mengambil kodrat yang awalnya berdosa disucikan. Ketika Kristus menjadi daging Ia juga diperanakkan oleh Roh Kudus. Kodrat manusia yang awalnya miskin dibuat menjadi mulia di hadapan Dia. Kristus juga dapat mengosongkan diri artinya, Kristus rela mengambil kodrat manusia yang telah rusak supaya apa yang Dia ambil itulah yang dia pulihkan. Fungsi Roh kudus hadir sebagai penggenapan akan daging Kristus. Termasuk saat Pentakosta, Roh Kudus menggenapi orang-orang kudus serta mengajari mereka untuk mengajarkan firman. Firman Allah diperanakkan oleh Roh Kudus. Roh kudus merupakan kelanjutan dari inkarnasi. Pentakosta adalah kehadiran Bapa yang menguduskan apa yang dikerjakan oleh Kristus sebagai Anak Allah melalui Roh Kudus.

Bapa gereja mengatakan Kristus datang menjadi manusia berarti logos yang adalah firman berubah menjadi daging. Kita belum bisa mengalami pentakosta jika tidak memiliki bayi Kristus. Tujuan dari inkanasi yaitu untuk mencapai pentakosta yang artinya dipenuhi oleh Roh Kudus. Inkarnasi adalah Allah turun menjadi manusia sedangkan pentakosta manusia menjadi ilahi dihadapan Allah.Roh Kudus memiliki misi dari sang Anak. Allah Roh kudus itu berasal dari Allah Bapa melalui Anak. Hubungan anak dan roh kudus itu saling berkaitan. Ketika kita mengatakan sang Anak yang diperanakan sang Bapa yang menafaskan sang roh. Maka pada saat berinkarnasi apakah Bapa tidak berfirman lagi? Tentu saja tidak. Tritunggal itu dibedakan tetapi tidak bercampur baur. Inilah yang disebut hubungan Perikoresis saling mendiami satu sama lain. Keselamatan kita berasal dari sang Bapa melalui sang Anak didalam Roh Kudus.

Jika Kristus adalah kasih maka Ia adalah sumber dari kasih itu. Mengapa ia menyebabkan kasih sebab ia adalah kasih. Kasih menyebabkan kehidupan maka roh ada supaya dapat manusia dapat bernafas sehingga memiliki kehidupan. Untuk mengasihi sang Anak serta Bapa juga harus mengasihi sang Roh. Kesimpulan dari Tri Tunggal adalah penyataan kasih Allah. Esensi Allah ditujukan kepada Bapa yang menafaskan sang roh dan memperanakkan sang Anak. Allah itu esa karena Bapa kita adalah satu. Anak dan Roh Kudus berasal dari Bapa.

Kenosis membuat Kristus menjadi

1) Dia Allah tetapi kemudian menjadikan dirinya sama seperti manusia / mengambil rupa seorang hamba. 2) Dia mencurahkan Roh-Nya kepada semua manusia.

3) Dia taat, Dia sebagai Raja meninggalkan tahtaNya utk mengambil tanggung jawab yg seharusnya milik manusia tapi dijadikan sbg milikNya.

6. Bagaimana Kristus itu jadi satu?

Kristus disebut menjadi satu karena yang dapat berubah menjadi manusia dan telah diurapi adalah Kristus itu sendiri. Cyryl mengatakan pendagingan ini merupakan pengutusan sang Anak yang diperanakan oleh sang Roh.

7. Imanuel itu satu?

Imanuel artinya Kristus turun dari surga menjadi manusia untuk menyertai manusia. Saat di Perjanian lama Kristus belum di sebut imanuel tetapi dia ada bersama sama dengan nabi-nabi yang ada di Pl. Karena Dia satu-satunya yang menjadi manusia untuk mengambil rupa manusia. Pengudusan kodrat manusia atau pendagingan disebut imanuel.

8. Apa yang dimaksud dengan menyatu?

Saat kodrat Allah mengambil daging, terjadilah yang disebut penyatuan tetapi modelnya yang bukan kacau balau atau yang membuat keilahiannya itu tidak bercampur dengan kemanusiaannya. Penyatuan ini yan biasa disebut satu Kristus yang memiliki 2 kodrat yaitu Allah dan manusia atau disebut satu Kristus yang memiliki 2 kodrat. Inkarnasi merupakan gambaran manusia. Pengakuan iman kita kepada Kristus seperti bara yang dijepit untuk mencapai kekudusan atau penyucian.

9. Of the Coal

Bedanya kita dengan Kristus adalah kita menjadi Allah dari anugerah sedangkan Kristus menjadi Allah karena diperanakkan oleh sang Bapa dan dinafaskan dari sang roh. Satu Kristus tidak terpisah baik dari kodrat ilahinya dan kodrat manusiawinya.

10. Kodrat ilahi

Kristus diibaratkan seperti bunga bakung yang harum dan yang tidak dapat dipisahkan baik tubuh maupun harumnya. Baik bunga maupun tubuh itu adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kelahiran Kristus merupakan kodrat ilahi yang tidaks tercampur pada benih laki-laki.

Komentar Bapa – Bapa Gereja

  1. The person who has broken the bonds of his intellect’s fawning friendship for the flesh has slain the body’s evil acts through the life-giving Spirit.

Mengikis keinginan daging atau passion tidaklah mudah karena dibutuhkan berbagai ilmu kebajikan yang terus melatih diri untuk meninggalkan nafsu jahat yang menimbulkan dosa. Namun ketika manusia dapat memulihkan dirinya atau menyucikan diri dengan bantuan dari belas kasihan Allah maka ia dapat dipulihkan. Karena Allah berkerja melalui Roh. Dia dapat menyalurkan energinya untuk menolong manusia yang terikat dalam persahabaatan akan nafsu jahat yang melahirkan dosa.

2. Do not think that the intellect is free from its attachment to the flesh so long as it is still troubled by the activities that pertain to the flesh.

Keinginan daging akan selalu ada dan setiap saat menggoda nous kita untuk melakukan dosa. Kejahatan yang telah dihasilkan dari nafsu mengakibatkan penyesalan seutuhnya ketaatan kita kepada Tuhan. Godaan itu akan selalu mengikat dan menjatuhkan diri kita. Nafsu itu hanya dapat dihentikan ketika kita sungguh-sungguh harus melawan godaan itu dengan menyerahkan nafsu kita kepada Allah. Sehingga, Allah dapat memberikan kekuatan bagi kita untuk menghadapinya. Dengan doa batin puja Yesus dapat menolong kita untuk meminta bantuan kepada Allah agar kita dimurnikan oleh kasih karunia-Nya.

3. Just as the senses and sensible objects pertain to the flesh, so the intellect and intelligible realities pertain to the soul.

Dosa dapat dilahirkan karena kita memuaskan hawa nafsu yang  jahat melalui penglihatan, penciuman, pendengaran, pengecapan dan perasa kita. Layaknya mata yang harus dijaga supaya tubuh tidak gelap maka seluruh indera kita yang akan diuji melalui godaan-godaan yang ada dan kita harus mengendalikan diri untuk tidak terlibat dalam mentaati passion tersebut.

4· Withdraw your soul from the perception of sense objects, and the intellect will find itself in God and in the realm of intelligible realities.

Allah dapat dipahami dengan berbagai hal termasuk melalui logika atau intelek. Manusia dapat menjelaskan kehadiran-Nya hingga bagaimana Ia dapat berkarya didunia. Namun pengetahuan akan Allah dapat disalah artikan dengan pemahaman dari diri sendiri bahkan menimbulkan kesalahpahaman. Oleh karena itu mengontrol jiwa kita untuk tidak hanya memahami Allah dengan segala ciptaan yang terlihat tetapi dengan hati dan juga iman

5. Intelligible natures that can be grasped only by the intellect belong to the realm of divinity, while the senses and sense objects have been created for the service of the intellect.

Pengertian atau pemahaman kita akan Allah hanya berasal dari hikmat yang juga dari Allah namun segala ciptaan yang telah Tuhan buat adalah tugas utama kita untuk mengelolanya.

6.Use the senses and sense objects as a means to spiritual contemplation but, on the contrary, do not use what provokes the desire of the flesh as food for the senses.

Asupan yang seharusnya diberikan kepada indera yang kita miliki adalah makanan rohani seperti berjaga-jaga, berdoa, membaca firman Tuhan, merenungkannya, serta melakukannya untuk memenuhi asupan gizi bagi kehidupan spiritual kita.

7.You have been commanded to mortify the acts of the body ( cf. Col. 3 : 5), so that when the soul has been made dead to pleasure you may bring it back to life through your ascetic labours.

Jika kita tidak dapat membunuh hawa nafsu sebaiknya kita dapat mengikisnya satu persatu dari dalam hati kita sehingga tidak ada penyembahan berhala atau dosa yang mengandung dalam hati kita sehingga kita dapat beralih untuk mengerjakan keselamatan kita kepada Allah.

Membaca Kitab Perjanjian Lama dari Perspektif Patriaristic dan Liturgical

Mengerti Alkitab melalui gereja

Untuk menafsirkan kitab suci kita harus melihatnya dari kacamata gereja. Contohnya dalam Kisah para Rasul 8:30-31. Kata – kata dari kitab suci tidak selalu menjelaskan dirinya. Untuk membaca Alkitab kita harus sampai membacanya sampai terkagum. Allah memang berbicara kepada kita secara langsung di dalam hati kita ketika membaca kitab suci. Kita butuh bimbingan dari gereja untuk memahami kitab suci. Bagaimana kita dibimbing oleh gereja? Kita membaca kitab suci secara personal tetapi kita juga membacanya secara bersama-sama dalam satu tubuh Kristus. Kita juga membacanya secara konteks gereja bersama dengan jemaat. Ketika kita membaca kitab suci secara personal tetapi tidak terisolasi atau kita membacanya dengan kami adalah anggota keluarga Allah. ketika kita membaca alkitab kita mau menemukan apa yang dulu gereja bicarakan. Membaca kitab suci ternyata dahulu harus dibacakan dalam konteks beribadah. Ada bagian alkitab yang dibaca dalam konteks beribadah.

  • Membaca kitab suci dengan secara bapa gereja
  • kitab suci harus dibaca dengan Critic atau hidden meaningnya atau makna yang tersembunyi. Alkitab baik PL dan PB adalah satu kesatuan kitab yang memiliki makna tersembunyi
  • alkitab itu adalah relevan artinya bahwa kitab suci bukan hanya untuk orang pada zaman itu tetapi juga untuk orang yang akan datang sampai akhir zaman Tuhan Yesus datang.
  • Kitab suci dipandang sebagai harmoni yang sempurna baik PL dan PB mengandung satu pesan yang sama yaitu Christ Centered. Setiap kita memiliki skopos atau tujuan yaitu keharmonisan dari beberapa kitab yang telah dikumpulkan. Oleh karena itu Athanasius membaca kitab secara terpisah sehingga kitab yang satu ditonjolkan tetapi kitab yang lain tidak sehingga kehilangan inner meaning.
  • Kitab suci itu diinspirasi dari roh kudus artinya ini bukan  hanya tulisan sejarah saja tetapi ada karya Allah melalui roh kudus, maka kitab suci itu menjadi menyingkapkan pikiran Allah. sehingga membaca kitab suci itu bernuansa membangunkan iman. Tetapi firman Allah tidak menggantikan tulisan manusia hanya saja sudah diilhami oleh Roh Kudus.

Bagaimana kita membaca kitab suci? Dahulu orang membaca kitab suci dengan

  1. Septuaginta atau bahasa yunani.
  2. Khusus dalam pl mereka membaca pl dengan dua cara komposisional dan eksposisional. Artinya mereka dahulu membaca bertujuan untuk memperjelas pandangan teologi mereka atau penjelasan khotbah. Bapa gereja zaman dahulu melihat kitab suci dalam beberapa lapisan.

Membaca kitab Hosea dari Segi Patriaristic

Kitab Hosea merupakan kitab yang unik untuk dibaca karena seorang hamba Tuhan yang diperintahkan untuk menikahi seorang pelacur. Allah meminta Hosea untuk menikah lagi hal ini merupakan pelanggaran terhadap ulangan 24 yang bertentangan. Ia kemudian menaati hukum Allah dengan menikahi Gomer dengan memberikan kebutuhan dasarnya serta uangnya kepada Gomer. Perintah Allah yaitu menikahi sorang pelacur. Jika dalam sudut pandang orang Yahudi, ini dikatakan seperti alegoris Interpretasi sedangkan orang Kristen melihat sebagai bayangan Kristus. Apa yang dikatakan bapa gereja? Theodore of Syrus mengatakan dia menerima pernikahan Hosea sebagai bentuk kebaikan dari Hosea. Secara topological ini merupakan ketaatan Hosea kepada Allah. Sedangkan tipologikal Hosea merupakan bayangan Kristus sedangkan gomer manusia yang selalu berbuat dosa. Artinya Kristus yang akan membayar dosa manusia seperti Hosea yang membayar Gomer. Cyril of Alexandria mengatakan bahwa pernikahan Hosea dan gomer  adalah sebuah bukti kasih Allah yang mengambil semua kodrat manusia. Inilah tipologi atau alegori. Jadi pernikahan gomer dan Hosea merupakan gambaran dari Kristus yang mengambil rupa manusia yang berdosa.

Membaca kitab dari segi Liturgical

Dalam pembacaan liturgi akan pengumuman kelahiran Kristus ada lima pembacaan alkitab yang harus dibacakan atau liturgi. Bunda maria memegang satu peranan dalam rencana Allah. Ia ibarat tangga yang naik kesurga. Lewat Theotokos Kristus datang kedunia. Kitab amsal merupakan kitab hikmat yang membangung sebuah rumah. Hikmat itu ditujukan sebagai maria atau kemanusiaan Kristus. Kemudian ada cerita Yakub yang bermimpi ada tangga yang menjulang kearah surga ternyata Maria adalah seperti tangga yang membuat Kristus bisa turun. Lalu musa yang dapat berbicara dengan semak yang terbakar. Maria adalah semak yang terbakar yang memiliki api (Kristus) yang tidak menghanguskan semak itu. Yehezkiel yang menceritakan sebuah bait Allah yang memiliki gerbang tertutup dan hanya bisa dibuka oleh sorang pangeran yaitu Kristus dan gerbang itulah Maria. Semua bacaan itu harmonis dan relevan serta terdapat makna rohaninya.

Contoh lain yaitu menunggu kebangkitan Kristus. Pada saat itu gereja membaca 15 perikop dari PL. Sabtu kudus yaitu hari untuk menunggu kebangkitan. Kejadian 1:1-13 ini dibaca sebagai penciptaan baru dari awal penciptaan atau jalan baru. Adam kedua berlaku sejak kebangkitan. Kebangkitan Kristus itu menciptakan ulang segalanya. Mengapa kita membaca kitab Yunus yang tiga hari tiga malam itu menunjukkan Kristus yang berada didalam hades selama tiga hari tiga malam. Kel 13:20;19 hubungannya dengan paskah yaitu Kristus yang memimpin kita dari laut merah atau baptisan supaya menuju tanah perjanjian atau gereja. Ulang tahun gereja dimulai dari tanggal 1 september sehingga kita membaca seputar Theotokos dan Kristus. Dalam tradisi timur mengikuti byzantium sedangkan barat diroma atau katolik. Teks yang dibaca berkaitan dengan memperingati tentang Tuhan Yesus Kristus untuk ibadah. Dalam gereja ada ibadah vesper atau senja, mazmur, makanya jika alkitab dibaca dalam ibadah atau ekaristi bertujuan untuk pengudusan.

Kitab suci dahulu dibaca ketika kelahiran bunda maria. Kelahiran Theotokos 8 september. Kejadian 28 Yeheskiel 43. Dalam tradisi Byzantium kitab- kitab ini tidak pernah di bicarakan; Rut, Samuel, tawarik, nehemia, ratapan, kidung agung, kitab nabi-nabi, kitab puisi, obaja, hagai. Dalam tradisi roma pl dibaca setiap misa atau hari minggu sengsara Kristus, dalam vesper yang besar seperti bacaan transfigurasi, kelahiran thotokos, masuknya theotokos kedalam bait suci. Contoh theophany yang diadakan tanggal 5 februari ada 13 kitab pl. Kisah ini menceritakan Yesus di baptis disungai Yordan. Ini bertujuan agar Kristus dapat menguduskan air sehingga manusia dapat dibaptis dengan air yang suci. Kemudian keluaran 14: air menjadi pembatasan antara budak dan kebebasan, atas perintah Allah musa membelah laut merah dan bangsa mesir itu dibunuh oleh air yang tenggelam. Musa memegang kendali atas laut merah. Hubungannya dengan baptisan Kristus adalah air itu akan dipegang kendali oleh Kristus yang akan membawa manusia kepada kehidupan.

2 raja – raja 5:9-13 air menjadi sumber kesembuhan karena sudah ditaklukan oleh Kristus. Melalui air juga dapat mendamaikan orang-orang. Sama seperti musa yang diselamatkan oleh putri firaun maka Kristus juga akan mengangkat kita dari air atau dalam pembaptisan untuk diangkat menjadi anak Allah (Keluaran 2:5-10). (Hakim2 6:36-38) air menjadi baptisan atau keselamatan bagi kita.

The Economy of the Son

Buku-buku doa dari bapa-bapa gereja sangat membantu kita dalam menjalani kehidupan askesis.  Sebuah kebajikan atau hikmat dari Tuhan menambah wawasan kita untuk mengenal Allah. Kasih merupakan kebajikan paling tinggi dalam ilmu kebajikan (1 Korintus 13:8). Kita semua akan menjadi makhluk yang penuh dengan kasih. Iman adalah pondasi dari kasih dan pengharapan. Sedangkan pengharapan itu adalah tiang penopang dari kasih dan iman. Kasih melengkapi iman dan pengharapan. Apa usaha manusia beriman dan berpengharapan? Yaitu untuk mencapai kasih Tuhan kita yaitu Yesus Kristus. Siapakah Yesus? Yesus adalah anak Tunggal Allah yang disebut imanuel.

Yesus berinkarnasi untuk menyelamatkan manusia. Inkarnasi terjadi tidak hanya menjadi daging melainkan memulihkan daging tersebut. Kristus dibuat menjadi manusia yang bertujuan untuk menyelamatkan manusia. Cyril of Alexandria menekankan 2 kodrat manusia dan Allah dalam 1 pribadi yang berada dalam Yesus. Jika Kristus memiliki 2 kodrat artinya Dia memiliki 2 kehendak yaitu kehendak Allah dan manusia. Kelahiran Kristus sangat kudus dan suci. Kelahiran Maria dilahirkan dari kedua orangtuanya yaitu Hana dan Yoyakhin  dan dilakukan tanpa hasrat. Kelahiran perawan maria memutuskan hawa nafsu dari adam. Kelahiran tanpa ayah memutuskan aliran peranakan dan hawa nafsu. Waktu Kristus mengambil kodrat manusia bahannya berasal dari daging yang cemar dari Maria yang berasal dari orang tuanya atau adam pertama.

Disinilah bahan daging maria menjadi kudus atau disucikan. Pada saat kelahiran Kristus, Ia mengambil dosa asal adam dari tubuh maria. Tidak cukup hanya Dia lahir tetapi harus turun ke alam maut untuk menyelamatkan manusia. Pengambilan daging dari kodrat manusia membersihkan kodrat asalnya. Ketika Kristus lahir, Dia menjadi kodrat asal adam pertama. Mengapa Kristus perlu mati dan bangkit jika Dia sungguh tidak tercemar? Dia mati untuk menebus dosa, kutuk, maut yang masih melekat di kodrat manusia-Nya. Salib seperti umpan pancing yang apabila dimakan ikan maka ikan itu akan mati.

Cara manusia untuk menyatu dengan Allah disebut Theosis. Waktu Tuhan menciptakan adam pertama ia gagal untuk mencapai Theosis. Ada sebuah istilah disebut Recapitulation itulah yang dikerjakan oleh adam kedua. Manusia harus mau menaiki tangga yang akan mencapai Theosis. Adam pertama dan adam kedua persis sama kodrat asalnya tetapi sudah dikuduskan melalui Roh Kudus. Ciptaan pertama gagal karena jatuh kedalam dosa. Inilah alasan untuk Kristus datang dan lahir kedunia untuk menyelamatkan manusia. Untuk mencapai Allah ada tiga halangan yaitu kematian, dosa dan kodrat. Kodrat disembuhkan ketika lahir dan belum mencapai Theosis. Menurut Nicholas Bacilas Tuhan terpisah dari Allah supaya natur dosa itu dipulihkan. Pemulihannya dia datang menjadi manusia dan dibersihkan melalui kematianNya. 1 Korintus 15:6 kebangkitan itulahn yang mengalahkan maut. Itulah sebabnya Kristus harus bangkit untuk mengalahkan maut.

Bagi maximus inkarnasi itu sapkois atau menjadi Kristus-Kristus kecil. Kristus turun kedalam dunia untuk memulihkan hubungan manusia kepada Allah. Maximus mengatakan seandainya dosa itu tidak ada apakah Kristus tetap akan datang. Kristus akan tetap datang dalam predestinasi Dia akan menjadi pola yang sempurna dari Theosis itu. Nyssa mengatakan jiwa Kristus telah mati pergi ke Firdaus yang menjadi orang pertama memasuki Firdaus, sedangkan tubuhnya di dalam perut bumi atau gua. Pada saat yang sama jiwaNya turun ke Firdaus dan juga ke alam maut atau hades. Bukan kodrat ilahi dan manusianya. Yang mati adalah kodrat manusianya bukan kodrat ilahiNya. Yang mengalami kematian itu pribadi atau tubuh dan jiwa-Nya bukan kodratnya. Kematian merupakan obat yang meleburkan manusia yang berdosa dan memulihkan kodrat kita. Ketika Maria meninggal ia sama seperti Elia yang terangkat kesurga.

Jika dia adalah sungguh Allah dan manusia secara manusia dia yesus secara rohani Ia adalah Anak Allah. Jika dia satu Kristus 2 kodrat maka Cyril mengatakan bahwa manusia itu juga akan menjadi serupa dengan Dia. Yohanes 6:54 tubuh dan darah itu kodrat Kristus yang kita makan dan minum merupakan roti dan anggur disitulah terdapat kodrat ilahi-Nya secara spiritual. Ini sudah diilahikan dan sempurna kemudian diberikan kepada kita. Tetapi ketika menjadi manusia ke-Allahanya tetap sama. Allah yaitu Bapa mengandung firman dan roh dalam satu hakikat kita dapat membedakannya tetapi bukan menjadi tiga Allah. Yang dimaksud dari firman sang Bapa bukan firman dari Roh sang Bapa. Dia adalah firman dari sang Bapa. Esensi berasal dari Allah sedangkan diperanakan sang Bapa yang menafaskan sang roh. Allah itu esa sama dengan Allah tritunggal juga sama dengan Bapa yang satu dan sang anak serta roh Kudus. Yesus disebut Anak Allah karena Dia adalah firman Allah. Hipostasis merupakan kesatuan yang tak terpisahkan tetapi tak bisa dibedakan. Allah memiliki firman dan berinkarnasi berarti Allah memiliki energi. Bapa energinya sebagai sumber, anak mencipta dan roh kudus menghendaki. Jadi kasih merupakan sumber dari 3 hipostasis ini. Dia yang berasal dari Atas atau Allah energi-Nya turun sehingga bisa naik kesurga sehingga ia bisa turun ke dunia. Kristus disebut The Son Of Man karena the Son artinya Dia sang Anak yang diperanakkan oleh Bapa yang menafaskan sang Roh sedangkan of Man manusia yang diangkat kesurga.

Komentar Bapa-Bapa Gereja

68. Only spiritual conversation is beneficial; it is better to preserve stillness than to indulge in any other kind.

Hati menimbulkan sebuah pemikiran. Pemikiran dapat disampaikan dengan perkataan. Mengendalikan pikiran sangat penting ketika kita hendak memperkatakan sesuatu. Tetapi perkataan juga dapat menjadi bumerang seseorang apabila tidak dipikirkan. Oleh karena itu penting bagi kita untuk berdiam diri memikiran lebih dahulu apa yang hendak diperkatakan sebelum menjadi dosa yang menyakitkan.

71. The conscience is a true teacher, and whoever listens to it

will not stumble.

Semua dimulai dari hati baik pikiran maupun perkataan dapat menjadi berkat apabila bijak mengendalikan diri dari godaan yang stiap saat menyerang hati. Namun hati menyimpan segudang kebajikan yang dapat menegur diri untuk lebih peka, peduli dan saling megasihi dibanding dengan keegoisan diri yang terlihat menguntungkan namun sebenarnya menjatuhkan.

72. Only those who have reached the extremes of virtue or of evil is not judged by their consciences.

Kehidupan askesis yang terus dilatih akan menimbulkan ketaatan kepada Allah. Hal ini menyebabkan bertambahnya ilmu kebajikan yang mengarah kepada kasih serta dapat memilah mana yang baik atau benar dan salah atau jahat. Ilmu kebajikan ini disebut Diacrisis yang mengacu kepada ilmu kebajikan yang tinggi. Sehingga ia akan sulit digoda dan dihakimi oleh hati nurani itu sendiri.

St. Xenia & Second Adam: CHRIST

Kita punya contoh saksi akan pertemuan Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus kita tidak dapat melakukan apapun. Beberapa buku doa oleh bapa-bapa gereja sangat baik untuk dibaca dalam mengisi pikiran kita dengan hal yang baik. Kita perlu membaca kemudian menyanyikan lagu pujian atau doa dari St. Xenia yang hidup pada abad ke 18. Sedikit tentang kehidupan dan keluarganya. Xenia menjanda ketika suaminya yaitu Andre meninggal tanpa pengakuan iman dan perjamuan kudus di gereja. Ketika itulah dia merasa tidak minat kepada dunia atau frustasi dan memilih jalan bodoh untuk mengikut Kristus. aa meninggalkan cara hidupnya yang lama dan mengalami kehidupan baru secara rohaniah. Kemudian ia membuang harta miliknya secara sadar dan tidak ingin dibantu oleh keluarganya sehingga ia hidup dalam kemiskinan. Ia mengunjungi pertapa dan orang-orang suci yaitu St. Theodor dan ia memetik kehidupan dari orang suci itu. Lalu Xenia memiliki karunia mukjizat dan karunia lainnya. Bahkan orang yang dulu menghina dia miskin kini berbalik meminta berkanya dengan mencium anaknya supaya anaknya dapat diberkati oleh orang suci karena mereka percaya. Xenia kini menjadi pribadi yang peduli kepada orang yang belum memiliki lapangan pekerjaan. Kisah hidup yang dimilki St. Xenia adalah kisah yang menceritakan hubungan yang intim dengan Tuhan. Dia sangat sabar terhadap penderitaan sehingga ia menerima ujian. Setiap tanggal 24 januari hymne dinyanyikan untuk mengenang St. Xenia.

Hidup kita punya tubuh dan roh tetapi kita jangan terpaku dengan kebutuhan tubuh. Tetapi karena kita memiliki jiwa, maka kita harus mencari Tuhan yang menyediakan kebutuhan jiwani. Hal ini sebagai alarm bagi kita untuk sadar dari akan keinginan dunia. Demikian juga kehidupan Eulalia. Aku seorang pendosa yang berat tetapi akau tidak dapat mengangkat mataku kesurga. Berikan aku pengertian agar aku dapat meratapi sedih kehidupanku. Ketika penghakiman tiba maka aku telah dilihat oleh Tuhan seberapa kuat pertobatan ku. Maka orang – orang berdosa yang akan dihukum. Maka di hari penghakiman orang benar akan bersukacita. Saat itulah orang tua kita tidak dapat menolong kita. Ketika orang yang ingin bertobat tetapi tanpa air mata atau kesungguhan hati maka Tuhan tidak akan mengampuni kita. Jika kita menikmati dosa sangat nikmat tetapi penghakiman itu akan menyakitkan diri kita karena belum bisa bertobat. Doa ini mengajarkan kita bagaimana kita hidup didalam pertobatan dan selalu mengingatkan kita akan penghakiman. Jadi setiap kesalahan yang kita lakukan dengan mulut, tangan, kaki kita memiliki hukumannya masing-masing yang dapat diserahkan kedalam Gehena. Kita semua diperbudak maka kita harus mencari dan aktif kepada Allah.

Adam Kedua: Kristus

Dari Marialah muncul firman jadi manusia atau terang itu kemudian bersukacitalah. Ini merupakan doa yang melepaskan dari nafsu yang tergoncang. Jika kita datang kepadaNya maka akan datang damai. Beberapa rahib selalu mengucapkan banyak hal tentang Bunda Maria sang Bunda Allah. prinsipnya ketika Kristus mengambil kodrat manusia maka Ia hanya mengubah kodrat itu menjadi kodrat ilahi. Bagaimana caranya? Kristus datang untuk mencabut penderitaan serta dosa manusia. Inkarnasi itu sesuai dengan kodrat manusia. Menurut Lovsky ada hal yang perlu dicabut yaitu kematian dan dosa yang harus dibereskan oleh Allah melalui pengudusan firman Allah menjadi manusia. Kemudian Roh Kudus yang menguduskan kita. Pendagingan atau inkarnasi yaitu memulihkan kodrat dosa dan penderitaan, mengilahikan menjadi seperti Kristus. Cyril mengatakan bahwa Allah yang menjadi manusia itu disebut inkarnasi dan menamakanNya Imanuel Allah beserta manusia artinya Dia menjadi manusia mengambil benih adam dan menjadi sama dengan manusia.

Bagaimana Kristus mengilahikan kodrat manusia? Kristus menjadi adam yang kedua artinya, tema tentang adam yang kedua mengambil bagian yang penting sekali (1 Kor 15:45-49) jadi yang pertama datang adalah adam yang pertama yaitu daging atau tubuh yang menuju kepada maut sedangkan Kristus menuju kepada Surga. Irenius mengatakan apa yang tidak dikerjakan oleh adam pertama yaitu tidak taat, terluka, diusir maka adam kedua menjadi taat, dipulihkan serta selamat. Setiap dosa adam yang dipulihkan oleh adam yang kedua disebut dengan Recapitulation. Kesalahan dosa adam dan hawa berakibat kodrat manusia jadi rusak dan menanggung dosa akan keturunanya. Oleh karena itu Rasul Paulus mengatakan kita harus lahir baru yaitu dari air dan roh. Kristus merupakan manusia pertama yang sempurna didunia. Kemudian kita harus ikut dalam kehidupan yang telah Kristus bawa. Mengapa Dia menjadi adam yang kedua? Dia mengubah kodrat manusia itu yang sudah rusak menjadi sempurna dengan cara taat kepada Allah. Kesalahan adam yang pertama diperbaiki oleh adam yang kedua. Misteri Ilahi telah terjadi ketika Allah menjadi manusia atau memiliki 2 natur. Kodrat yang diambil oleh Kristus adalah kodrat adam setelah jatuh karena Ia ingin memperbaiki atau meluruskan kodrat yang berdosa itu. Maximus mengatakan Tuhan tidak mencari apa yang Dia ambil. Kristus menerima kodrat adam yang sudah jatuh. Dua jenis dosa yang dilakukan adam yaitu dosa yang mendatangkan maut dan yang tidak. Kristus memiliki kepolosan akali atau tidak memiliki pertimbangan untuk melakukan kejahatan maupun kebaikan. Passion atau nafsu alami dan nafsu yang berlebihan atau dosa. Kemudian yang kedua kodrat manusia yang tunduk kepada nafsu dan tumbuh pada dosa dan kembali jadi tanah. Natur Kristus mengalami lapar dan haus atau Dia menuruti nafsu yang bukan berdosa. Tetapi bukan berarti tubuh Kristus tidak dapat hancur secara ilahi namun fisik. Tubuh Kristus tidak pernah terkomposisi dan mortal atau kekal karena ada natur ilahiNya. Jadi tubuh manusia akan mengalami kehancuran atau dekomposisi tetapi jiwanya akan ilahi dan kembali kepada Allah.

Komentar Bapa Gereja ST. THALASSIOS FIRST CENTURY

61. The sublime providence of the Creator preserves everything that is.

Komentar:

Allah adalah pencipta yang setia dan Ia sangat mengerti bagaimana mengelola dan memelihara hasil ciptaanNya. Manusia diberi tanggung jawab penuh untuk mengelola hasi karya ciptaan Allah. Kekhawatiran seharusnya tidak menjadi kendala dalam mengelola hasil ciptaan Allah. Ibarat burung yang tidak pernah khawatir akan makanannya setiap hari demikianlah manusia juga senantiasa dirawat dan di bina oleh Allah.

62. In his mercy ‘the Lord supports all who fall and raises up all who are bowed down (Ps. 145: 1 4).

Tuhan adalah pribadi yang selalu mengampuni manusia yang telah berdosa. Dia juga memilki kasih untuk mengasihi manusia tanpa batas. Hati yang murni dimilikiNya untuk menyalurkan anugerahNya kepada manusia. Sehingga manusia tidak akan dibiarkannya menghadapi pencobaan diluar kemampuannya.

63. Christ in His justice rewards the living, the dead, and every single action.

Dalam menjalani kehidupan di dunia ini baik orang yang percaya kepada Kristus maupun yang belum bahkan yang tidak percaya sekalipun, Kristus masih memberikan kesempatan kepada semua manusia agar memperoleh upah yaitu mahkota kehidupan yang berasal dari Kerajaan Surga. Oleh karena itu mengerjakan keselamatan merupakan tindakan yang kita lakukan untuk berjuang dalam pertandingan iman.

64. If you wish to be in control of your soul and body, forestall the passions by rooting out their causes.

Pentingnya mencegah hawa nafsu ketika pikiran kita diserang oleh pikiran jahat atau Logismoi sama seperti kita menjaga diri kita dari serangan penyakit yang ringan maupun berbahaya. Jika kita tidak menjaga kesehatan diri dari berbagai penyakit maka penyakit itu akan bersarang dialam tubuh kita sehingga seluruh anggota tubuh kita mengalami kelemahan. Pikiran jahat juga akan mengurung diri kita untuk memikirkan sesuatu yang negatif atau jahat yang apabila tidak dijaga maka akan menimbulkan dosa.

65. Yoke the powers of the soul to the virtues and they will be freed from the tyranny of the passions.

Perbuatan baik yang dilakukan oleh manusia bukan seolah-olah mencari muka untuk mendapat status bahwa dirinya baik, melainkan ketaatan akan kasih manusia kepada Allah. Kebajikan merupakan ilmu perbuatan baik yang tinggi dalam kehidupan askesis para rahib atau biara yang sungguh rindu mencari Allah.

66. Curb the impulses of desire by means of self-control and those of anger with spiritual love.

Masalah batin yang paling sulit dihadapi manusia adalah mengendalikan diri untuk tidak tergoda dengan hawa nafsu serta amarah yang sulit dikendalikan jika sudah berapi-api. Keduanya tidak dapat dipisahkan apabila sudah terjadi. Untuk mengatasinya kita perlu menjaga nous kita dari serangan pikiran jahat dengan berdoa didalam batin kita dan berusaha menenangkan hati dan pikiran sehingga tercipta kedamaian dihati dan pikiran.

67. Stillness and prayer are the greatest weapons of virtue, for they purify the intellect and confer on it spiritual insight.

Nous yang dimiliki setiap manusia memiliki sistem kekebalan yang dinamakan hegemonikon. Dengan melakukan Hesychasm (doa dalam keheningan) setiap saat membantu nous akan tetap terjaga serta meminimalkan godaan maupun nafsu yang setiap saat meneyerang pikiran atau intelek manusia.

OT the Foreshadowing of the NT

Kitab suci bukan hanya sejarah tetapi juga dihidupi oleh manusia. Bahkan beberapa orang suci dalam membela dan mempertahankan imannya karena percaya kepada Kitab Suci rela mati Martyr. Didalam Kitab Suci terdapat kebajikan salah satunya pengetahuan yang disampaikan oleh Rasul Petrus. Iman yang tanpa kebajikan akan mati sedangkan iman yang disertai perbuatan akan hidup. Semua perbuatan kebajikan yang kita lakukan akan mencapai sebuah kekudusan.

Menurut domini dalam tulisan para rasul pada perjanjian lama memiliki kesatuan yang tidak terpisah maka disebut Alkitab. Bagaimana dengan Perjanjian Lama? PL dikatakan sebagai bayang Kristus sedangkan PB interpretasi terhadap Kristus. surat – surat yang diajarkan dan ditafsirkan oleh para bapa – bapa gereja. Perkembangan Injil yang seperti daging Kristus memiliki kata -kata yang menggambarkan diriNya. Injil itu seperti Kenosis atau mengosongkan diriNya sendiri. pada saat Kristus menjadi manusia tetapi Dia juga memiliki kata-kata yang juga dicatat dalam kitab suci. Ketika Kristus mengosongkan dirinya Ia membuat dirinya dikenal orang-orang.

Jika kita membaca PL secara Tipologi karena natur PL adalah memprediksi, menubuatkan apa yang terjadi di masa kan datang. Yohanes 5:39 mengatakan bahwa Perjanjian Lama dijadikan kesaksian dalam Kristus. ketika kita mempelajari PL hermeneutiknya juga dipelajari secara tipologi tetapi pemahamannya secara tipologi atau alegori. Rasul Paulus juga menulis kitab suci secara tipologi. Semua cerita di perjanjian lama di ilustrasikan sebagai bayangan. Contoh jika kita membaca kitab Ibrani itu merupakan ringkasan dari PL.

Menurut Gregory Theologian mengatakan untuk mengerti ajaran yang dipakai oleh bapa -bapa gereja yang mengundang kita untuk membaca dengan presporpektif kita ketika menulis kitab suci, lihat pandangan bapa – bapa gereja kemudian cocokan dengan dogma sehingga menuntun kita kepada Kristus. pemahaman kita dengan Alkitab itu tidak boleh terpisah semacam koin yang sisisnya tidak dapat terpisah. Doktrin adalah konsep theology yang diajarkan gereja untuk mengarah kepada pengajaran Kristus. kita harus bersinergi ketika kita mempelajari kitab suci.

Untuk mempelajari Alkitab harus sesuai dengan ajaran gereja serta doktrin keselamatan sehingga menghasilkan keselamatan kepada Kristus. Langkah dalam membaca Alkitab adalah kita harus menerima apa adanya apa yang ada didalam doktrin dan tradisi gereja. Pada saat kita membaca Alkitab bisa saja interpretasi kita salah dan dapat dibenarkan dari doktrin, supaya keilahian itu tidak dirampas dari kita. Diluar konteks tradisi, dogmatik itu bisa kehilangan makna dogmatiknya apa bila salah dalam menginterpretasi Alkitab. Orang – orang Kristen bisa melihat teks kitab suci dengan benar berbeda dengan orang yang belum mengenal Kristus sulit untuk memahami kitab suci.

Perjanjian Lama adalah bayangan dari perjanjian baru maka perjanjian baru pikiran kita sebagai seorang penafsir harus melihat Perjanjian Lama itu sebagai bayangan kerajaab Allah yang akan datang. Maximus the Confessor hukum taurat adalah bayangan dari Injil. Injil adalah bayanagan berkat yang akan datang. Alegori matter yang diajarkan Origen digunakan untuk menguji PL dan Pb sebagai kerohanian manusia. Oleh karena itu kita harus membaca Alkitabdan menangkan bagian personal atau teks yang menceritakan kehidupan manusia. Setelah Origen kita juga belajar tafsiran dari beberapa bapa-bapa gereja seperti Clement.

Ketika kita membaca Alkitab kita harus bersinergi juga dengan pandangan atau tafsiran bapa-bapa gereja. Maximus membagi kitab suci menjadi tubuh adalah pl dan jiwa adalah pb. Jika kita membaca kitab suci kita harus membacanya secara keseluruhan. Maximus juga mengatakan waktu kita menafsirkan kitab suci kita naik dari surat ke nafas atau anagogic. Atau istilah lain  kita harus sampai kontemplasi atau theoria yang awalnya sulit dimengerti sampai menangkan pemahaman rohaninya. Didalam Pl selalu masuk kedalam kehidupan rohani manusia. Ketika firman Allah menjadi jelas maka wajahnya makin jelas dan bersinar suci sehingga kitab suci tidk lagi sulit dimengerti melainkan di hidupi. Waktu kita membaca kitab suci jangan lupa untuk menyembah atau beribadah kepada Allah.

Dalam gereja timur terdapat nyanyian dari Greek Canon seperti Adam yang diusir dari taman eden demikian juga Kristus juga ditolak di tempat asalnya. Pada saat kita membaca Alkitab maka kita seperti Wanita Kanaan yang meminta belas kasihan kepada Allah. Pada saat kita baca kitab suci kita sedang menceritakn kehidpan kita kepada Allah. Semua cerita dalam kitab suci juga merupakan sebuah cerita yang melibatkan diri kita. Kita dapat belajar dari rahib yang setiap hari membaca kitab suci untuk merefleksikan dirinya terhadap kitab suci. Para rahib membaca kitab suci dengan melihat juga kehidupan mereka. Yang dilakukan oleh rahib pada masa itu harus membaca kitab suci dengan suara yang keras. Apapun yang kita lakukan, lakukanlah sesuai kitab suci. Waktu kita membaca kitab suci kita harus mengetahui apa yang tersembuyi. Jadi apapun yang tertulis, itu untuk dipelajari untuk dilakukan.

Dalam tradisi gereja mereka membaca Alkitab tidak gampang dan butuh usaha. Ini adalah kehidupan rohani yang harus diperjuangkan. Yang kita butuhkan bukan hanya firman yang tertulis tetapi firman dan Roh Kudus yang menjadi tinta didalam hati kita. Waktu kita baca Alkitab kita membutuhkan Anugerah yang ada didalm hati kita sehingga kita tidak lagi hidp dalam hal – hal yang berdosa. Bapa teologi mengatakan kita menemukan milik kita bersama dengan Allah adalah kita lihat bahwa kitab itu ditulis dengan para penulis Alkitab yang tersembunyi kemudian menghasilkan berkat. Saat kita baca kitab suci kita memiliki persekutuan dengan Kristus. kita tidak hanya mahir mengeksegesis tetapi kita juga memiliki persekutuan dengan Kristus yang dituntun oleh Roh Kudus. Jadi ketika membaca kitab suci kita juga sedang menghidupi kehidupan rohani kita.

Kristus datang bukan untuk memberi pengetahuan akan diriNya tetapi Dia memberikan diriNya kepada dunia. Esensi kekristenan bukan pengajaran theology tetapi keselamatan dari Roh Kudus melalui Kristus di gereja. Inkarnasi Anak Tunggal Allah butuh ditulis dan diturunkan kepada manusia melalui sejenis buku. Apakah Kitab suci harus ditulis untuk memberitakan Injil atau Kristus? tidak. Tanpa kitab suci pun gereja tetap ada. Yang perlu diberitakan adalah kesaksian inkarnasi Kristus yang menjadi pusat untuk menybarkan Injil. Kitab – kitab suci itu dituliskan yang merupakan tradisi gereja dihasilkan dari karya Roh Kudus bagi gereja.

Mengapa pl dimasukkan bersama dengan pb karena itu semua karya Roh kudus. Semua kitab menemukan sebuah perjanjian oleh karena itu disebut perjanjian lama dan baru. Injil itu ada kerigmanya atau Inkarnasi Kristus. didalam kitab itu mengandung dan berpusat kepada kebangkitan Kristus. apa yang ditulis oleh penulis Alkitab itu yang menuliskan mental historisnya. Kitab suci itu tidak ditulis secara tertulis tetapi juda dengan tradisi dan penyembahan.

Dalam gereja mula-mula, golongan Rasul mengatakan bahwa Alkitab membuktikan tentang kemesiasan Tuhan Yesus dalam kitab Perjanjian Lama dan tergenapi di Perjanjian Baru. Kemudian yang kedua datanglah orang Kristen yang ajarannya lain menolak bahwa Yesuslah Mesias oleh Marsion atau dari orang Genostik bahwa Injil tidak ada hubungannya dengan Yesus. Yang ketiga orang Kristen yang dulunya Yahudi yang terlalu literal untuk mengadakan tradisi. Contohnya gereja di Galatia. Ada perbedaan-perbedaan pandangan terhadap kitab PL. orthodox mengatakan pada tahun 200-250 saat itu gereja mengakui ada dua perjanjian PL atau yahudi dan PB oleh para rasul. Kedua kitab ini akhirnya ada didalam orang Yahudi yang pindah ke Kristen. Sehingga disimpulkan bahwa:

1. Perjanjian Lama membuktikan Yesus adalah Mesias

2. Perjanjian lama memvalidasi kitab suci orang Kristen yaitu surat-surat dan para rasul

3. Perjajian lama membuktikan doktrin Kristen yang kuno

Origen menyebutkan, kata – kata para nabi menunjukkan Yesus yang menjanjikan. Apa yang diklaim orang Kristen itu benar. Kitab orang Yahudi menjadi arsip atau catatan yang sudah lama yang dapat dilihat kembali. Otoritas Pl datang dri Kristus itu sendiri dan Para Rasul. John Chrysostom mengatakan bahwa Kristus sangat menghormati Musa. Hal ini menunjukkan Yesus setuju dengan Perjanjian Lama. Paulus sendiri mengutip perjanjian lama dalam suratnya yaitu Efesus 2:14-16 bbahwa dengan salib Kristus mendamaikan orang Yahudi dengan non Yahudi.

Bagaimana orang Yahudi menanggapi kitab suci?

Para bapa gereja sangat menghargai Orang Yahudi sehingga melihat bukti dari perjanjian lama. Pemahaman dari golongan Gnostic menolak dan mengabaikan perjanjian lama karena Allah pada zaman PL adalah Allah yang jahat sehingga mereka menolak perjanjian Lama. Ajaran gnostik mengatakan bahwa pl bukan kitab suci. Bagi Marsion, bapa dari pl itu adalah Allah yang tidak adil, pemarah, dan suka bunuh orang sehingga disebut Allah yang jahat. Tetapi Allah yang ada di Pb adalah Allah yang baik dan penuh kasih. Mereka menganggap kehadiran Kristus adalah sebuah pemalsuan. Sehingga tidak mungkin Allah memnjadi materi atau fisik karena secara tubuh manusia telah berdosa dan tidak mungkin Allah menjadi manusia akan berdosa.

Kemudian ada pemisahan antara Injil itu baik dan hukum Taurat itu jahat sehingga mereka menolak hukum tersebut. Selain itu Mereka juga menolak tipologi alegoris untuk memahami kitab suci. Dalam pandangan gnostic Yesus mewahyukan sebuah gnostic. Jadi Gnostic menolak Allah yang berasal dari perjanjian lama. Orang – orang yang mengabaikan Injil contohnya orang-orang yang ad di Galatia.

Inkarnasi Kristus

Inkarnasi tentang anak Tunggal Allah menurut buku Cyril dari Alexandria (biografi). Inkarnasi dikenal dengan istilah pendagingan yaitu sebuah Theosis terhadap kodrat manusia supaya kodrat manusia yang rusak dan mengakibatkan kematian itu bisa dilepaskan oleh kuasa ilahi. Tujuan Allah menciptkan manusia supaya serupa dengan Allah. Berarti manusia diciptakan untuk menjadi serupa dengan Allah dan menikmati kehidupan di surga. Setelah adam pertama gagal untuk menjadi serupa dengan Allah lalu munculah Adam Kedua (Kristus) untuk mengatasi dosa tersebut. Hambatan seperti dosa dapat disingkirkan melalui Adam yang Kedua. Untuk menyingkirkan dosa dan kematian maka perlu adanya Adam Kedua. Berarti firman Allah wajib menjadi manusia. Mengapa manusia memerlukan Adam Kedua? Apabila dipertanyakan apakah Allah bisa menyelamatkan manusia dari Atas atau Surga secara langsung tanpa harus Inkarnasi? Ternyata Allah tidak dapat menyelamatkan manusia dari dosa. Allah harus masuk kedalam kodrat manusia. Oleh  karena itu Allah perlu menjadi manusia itulah Adam yang baru atau Adam yang Kedua.

Cyril memberi sebuah contoh Inkarnasi seperti seorang tabib yang dapat menyembuhkan pasien yang sakit. Demikian halnya dosa atau penghalang yang ada dalam kodrat manusia itu seperti penyakit yang hanya bisa disembuhkan oleh dokter atau tabib. Lalu yang bisa pegang dan mengobati rasa sakit itu hanya tabib. Tabib itulah yang dapat menyembuhkan penyakit. Kristus harus datang dan berinkarnasi supaya Dia datang dan memberi obat untuk menyembuhkan luka atau dosa manusia. Itulah sebabnya Tuhan datang sebagai dokter supaya Ia dapat menyembuhkan atau menyingkirkan penyakit manusia dengan menjadi manusia. Inkarnasi merupakan Theosis atau pengkodratan manusia. Karena Kristus harus menjadi manusia, otomatis Kristus harus lahir menjadi manusia yang sejati. Apabila Dia menjadi manusia maka Ia seharusnya mewarisi kodrat dosa. Kodrat dosa itu harus diambil dari perawan Maria yang akan mengandung-Nya. Memang kemanusiaan Maria sudah dikuduskan tetapi kodratnya belum. Diilustrasikan bahwa tubuh Maria sudah dikuduskan tetapi kodratnya sebagai manusia masih berdosa. Apabila Kristus mengalami pemurnian dosa asal, itu juga merupakan pemurnian-Nya. Didalam aliran barat Maria tidak mewarisi dosa asal lagi. Tetapi dalam ajaran Orthodoks mengatakan bahwa dosa asal itu masih ada hanya saja tubuhnya saja yang dikuduskan, supaya Ia mewarisi dosa asal itu Galatia 4:4.

Gregory Nyssa mengatakan sebab apa yang menjadi sifat khusus daging, tubuh akan mengalami theosis. Maut adalah obat yang melenyapkan dosa asal kita. Di ilustrasikan seperti umpan pancing lalu di makan oleh ikan kemudian mati karena ditangkap dan diolah oleh manusia. Seperti itu juga dosa yang menjadi maut dan harus dikuduskan. Kita mewarisi kodrat Adam Kedua yang sudah dibersihkan dari dosa. Daging yang diambil dari Maria itu mewarisi dosa asal. Kristus mengambil kemanusiaan dalam diri Maria atau kita. Inkarnasi adalah theosis yang mengambil daging manusia. Dalam Kristus menjadi manusia maka Ia dapat menyembuhkan luka kita. Gregory Nyssa mengatakan maka Ia yang mengubahkan unsur-unsur dalam diri kita. Kristus menjadi manusia supaya kedagingan diambil dari maria. Jika Kristus menjadi manusia kenapa Ia tidak pernah berdosa? Karena Kristus memiliki Kepolosan Akali. Apa itu kepolosan akali? Kepolosan Akali adalah tidak adanya pertimbangan untuk melakukan hal yang baik maupun jahat. Kristus memiliki kepolosan Akali itulah mengapa Ia tidak dapat melakukan dosa. Kristus memiliki 2 kodrat yaitu Allah dan manusia.

Athanasius dari Alexandria menjawab pertanyaan mengapa Kristus yang menjadi manusia yang tidak mewarisi dosa manusia? Karena Kristus memiliki Kepolosan Akali jadi Kristus yang dikandung oleh Maria yang tidak pernah melakukan hubungan intima tau tidak ada hubungan intim antara laki – laki dan perempuan. Inkarnasi merupakan pengudusan daging itu. Jadi Maria yang dikuduskan hayan tubuhnya saja tetapi dosa asalnya masih ada dan belum dikuduskan. Sebelum kejatuhan dosa adam tidak memiliki pertimbangan untuk jatuh kedalam dosa. Segala pikiran dan pikirannya yaitu berasal dari kepolosan akali yang dimiliki oleh Kristus. Gnomic will atau kepolosan manusia untuk mempertimbangkan antara baik dan jahat untuk jatuh kedalam dosa. Sedangkan kepolosan akali tidak memiliki pertimbangan untuk jatuh kedalam dosa melainkan tunudk, dan taat akan kehendak Allah. Karena Kristus lahir menjadi Adam yang kedua. Jika Ia menjadi demikian seharusnya Ia memiliki dosa asal. Tetapi Ia lahir bukan dari benih manusia tetapi benih Roh Kudus. Jadi, apabila Kristus marah, sedih, itu adalah kebaikan alami. Jadi keadaan adam dan Kristus sebelum jatuh adalah kepolosan akali dan gnomic will.

Anathasius mengatakan daging dari Maria diambil saat pengudusan. Pendagingan merupakan pengilahian daging manusia atau Maria. Daging seperti apa yang diambil? Mengapa yang diambil daging manusia? Supaya Kristus dapat menghancurkan dosa asal yang diambil dari daging manusia. Pendagingan adalah pengudusan kodrat manusiawi. Sebelum Kristus lahir atau inkarnasi Ia belum disucikan dan masih memiliki kodrat utama, namun setelah lahir baru ada kodrat Adam Kedua. Oleh karena itu Maria disebut sebagai Theotokos atau yang melahirkan Allah. Mengapa Kristus tidak berdosa karena Ia memiliki indera yang tidak terpecah-pecah melainkan kompak. Antara apa yang dipikirkan dan diinginkan dalam jiwa menyatu dan tidak terpecah. Didalam Adam Kedua ada hasrat, pikiran serta kehendak-Nya yang tidak terpecah. Pada akhirnya segala Gnomic atau pengetahuan baik dan jahat akan diubah menjadi kepolosan akali atau asali.

  1. Siapa itu Kristus?

Cyril mengatakan nama Kristus itu bukan suatu yang didefiniskan, tetapi ini adalah sebuah deklarasi keselamatan kita. Cyril mengatakan ada sesuatu yang hendak dikerjakan. Kristus artinya yang diurapi atau yang menyenangkan Allah. Kristus yang diurapi oleh Roh Kudus tetapi dialam Perjanjian Lama banyak sekali yang diurapi sehingga banyak yang bernama Kristus. Namun berkaitan dengan Kristus, ada yang namanya Juruselamat atau Kristus yang menjadi Juruselamat. Kristus juga diurapi oleh  Roh kudus. Kristus adalah yang diurapi menjadi Juruselamat.

Adam telah mengalami kejatuhan dalam dosa. Sehingga manusia kehilangan kemuliaan Allah dari kodratnya sehingga manusia menjadi sakit dan membutuhkan belas kasihan dari Allah. Oleh karena itu ada Inkarnasi yang nanti memakai tubuh manusia, inilah yang akan membebaskan manusia dari dosa dan dipulihkan kembali menjadi adam yang semula. Mengapa Roh Kudus keluar dari kodrat manusia? Pertama Allah menciptakan manusia dari tanah kemudian menghembuskan nafas kepada manusia itu bukan Roh Kudus, melainkan energi Allah atau energi Roh Kudus. Tubuh memperoleh energi dari jiwa sedangkan jiwa memperoleh energi melalui roh yang dihembuskan oleh Allah. Jiwa memiliki sumber yaitu nous esensi dari jiwa atau inti dari jiwa sama seperti Allah Bapa, logos yaitu Anak dan roh yaitu Roh Kudus. Namun ketika manusia sudah lahir baru maka Roh Kudus itu mengambil tubuh manusia menjadi tempat tinggalnya.

Hati adalah esensi dari jiwa menurut Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Jiwa yang sudah diperbaharui akan menjadi manusia rohaniah karena nous jiwa dan spiritnya sudah menjadi baru melalui Roh Kudus. Roma 12:2 mengatakan kita menjadi Bait Allah yang menuruti Kehendak Allah dan menjadi persembahan yang abadi. Menurut Cyril, Kristus yang datang kepada manusia Dia tidak hanya menyembuhkan dosa melainkan juga menyucikan. Keselamatan adalah proses penyembuhan dari dosa. Jadi mengapa kita juga harus inkarnasi? karena kita dibentuk ulang untuk mencapai kekudusan. Seperti logam yang dimurnikan dengan api diri kita juga perlu dimurnikan melalui Anugerah Allah melalui kelahiran baru. Kodrat manusia yang digunakan pada akhirnya kembali mengalami kepenuhan Roh Kudus. Namun hal ini terjadi setelah pendagingan terlebih dahulu. Roh Kudus memperanakan Anak menurut kodrat manusia. Pentakosta merupakan pengutusan sang Roh Kudus oleh sang Anak dan sang Bapa. Kristus adalah firman Allah secara ilahi supaya Dia diurapi untuk menjadi manusia. Kesembuhan kodrat manusia ditujukan supaya Roh Kudus dapat tinggal didalam tubuh manusia.

Komentar Bapa-Bapa Gereja

St Theodoros The Great Ascetic

A century of spiritual texts

6. He who gives himself to desires and sensual pleasures and lives according to the world’s way will quickly be caught in the nets of sin. And sin, when once committed, is like fire put to straw, a stone rolling downhill or a torrent eating away its banks. Such pleasures, then, bring complete perdition on him who embraces them.

Komentar

Dosa adalah hal yang nikmat dilakukan tetapi memiliki konsekuensi untuk mati atas                                                                                                                  upahnya. Layaknya seperti pencandu rokok maupun narkoba yang awalnya hanya mencicipi dan menjadi pecandu, maka akan sulit menghentikannya kecuali memiliki niat yang berasal dari dalam diri untuk berhenti. Dibanding menjadi seorang pencandu dosa lebih baik menjadi pecandu akan kebenaran firman Tuhan yang menguatkan iman dan membuat sibuk diri sendiri untuk mengenal lebih dekat kepada sang Juruselamat. Selain diselamatkan upah yang menanti adalah sebuah kehidupan yang kekal bersama dengan Allah.

13.Self-control together with humility withers passionate desire, love calms inflamed anger, and intense prayer together with mindfulness of God concentrates distracted thoughts. Thus the tripartite soul is purified. It was to this end that the apostle said : ‘Pursue peace with all men and the holiness without which no one will see the Lord’ (Heb. I 2 : I4).

Komentar

Tuhan memang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang tetapi dapat dilihat secara rohani melalui hati. Untuk melihat kehadiran Tuhan, dibutuhkan kacamata rohani. Kacamata rohani adalah penglihatan manusia yang suci untuk melihat kehadiran Allah. Untuk memperoleh hati yang suci dibutuhkan Askesis (latihan badani&rohani) untuk melatih diri menguasai hawa nafu serta godaan dosa yang memikat hati. Askesis dapat mengolah karakter kita yang jahat menjadi nurut dan tidak memberontak oleh sebab itu butuh belas kasihan Tuhan setiap hari dengan berjaga – jaga dan berdoa.

21. Faith is a quality inherent in our nsature. It begets in us the fear of God ; and fear of God instils that keeping of the commandments which constitutes the practice of the virtues. From such practice grows the precious flower of dispassion. The offspring of dispassion is love, which is the fulfilment of all the commandments ( cf. Rom. I 3 : I o ) , binding and holding them in unity.

Komentar

Hubungan manusia dengan Allah dimulai dengan cinta. Namun ketika manusia jatuh cinta diluar Tuhan maka akan melahirkan sebuah kebinasaan. Iman seperti tubuh yang mengelola nafas kehidupan sehingga tidak dapat dipisahkan. Apabila tubuh ada tanpa nafas, maka manusia tidak dapat hidup. Begitu sebaliknya nafas tanpa tubuh bukanlah makhluk ciptaan Allah yang sempurna. Iman harus selalu bersinergi dengan Allah karena diluar Allah kita tidak dapat melakukan apa-apa. Hal ini disebabkan oleh ketaatan yang tidak kita kerjakan sehingga melalui iman kita dapat diselamatkan.

43. A monk who disobeys the commands of his spiritual father transgresses the special vows of his profession. But he who has embraced obedience and slain his own will with the sword of humility has indeed fufillcd the promise that he made to Christ in the presence of many witnesses.

Komentar:

Kita akan selalu bisa melanggar ketetapan dan hukum yang berlaku didunia namun kita tidak dapat melanggar perintah Allah. Apabila kita telah menjadi murid Kristus dan setia terhadap janji kehidupan kekal-Nya maka kita berusaha untuk membunuh setiap ego yang kita miliki karena kita tahu bahwa kita akan menjadi warga kerajaan Allah.

54. If you are a friend of Christ you should have as friends persons who are of benefit to you and contribute to your way of life. Let your friends be men of peace, spiritual brethren, holy fathers. It is of such that our Lord was speaking when He said : ‘My mother and brethren are those who do the will of My Father who is in heaven’ (cf. Matt. I 2 : 49-so).

Komentar:

Menjadi sahabat dan keluarga Kristus berarti memiliki hubungan yang dekat seperti saudara kandung. Allah dengan segala kasihNya menjadikan kita sebagai saudara bahkan mengangkat kita menjadi anakNya. Seperti orang tua yang memiliki perintah terhadap anak-anak dan anggota keluarganya, maka demikianlah Kristus yang ingin semua manusia mentaati perintah Allah yang adalah Bapa atau orang tua kita.

76. A man who through ascetic effort withers the flower of the flesh, and cuts off all its desires, bears in his mortal flesh the marks of the Lord (cf. Gal. 6: 1 7).

Komentar

Hasil yang telah dicapai ketika kita telah mengerjakan keselamatan adalah sebuah penyucian diri untuk menjadi gambar dan rupa Allah yang awalanya telah rusak. Dosa yang kita miliki memang telah diampuni oleh Allah. Namun Allah menantikan sebuah pertobatan melalui pengikisan daging yang akan membuat manusia memiliki benih Allah untuk menjadi segambar dan serupa dengan Dia.

77. The hardships of the ascetic life end in the repose of dispassion, while soft ways of living breed shameful passions.

Komentar

Penderitaan merupakan jalan yang terbaik untuk menghadapi kekacauan yang menyerang kekudusan. Terkadang orang yang terlihat baik – baik saja belum tentu ia merasa ketenangan didalam batinnya. Namun orang yang berusaha mengikis ketajaman dosanya maka ia memiliki kesejahteraan dipikiran hati dan perbuatannya.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai